infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Imam Alwy bin Ubaidillah

Indeks • Download • Galeri • Promosi • Pranala • Cari

Beliaulah Al Imam Al Awwab, Sof’watul Ahbab, Na’watul Jawahir Saadatul Ihdiyat Dzulkhuluqil Mustafawi, Wasirril Alawy, Wal Irtsil Muhammadi, Syeikhul Anam, Fakhrul Islam Abu Muhammad Alwi bin Ubaidillah bin Isa.

Beliau termasuk ulama yang piawai dan kokoh dalam keilmuannya, kedudukan dan keluhuran budinya berada di puncak yang tinggi, kepribadian beliau mengungguli para arifin lainnya, keberkahannya tersebar kepada seluruh kalangan manusia.

Beliaulah salah satu imam besar yang sempurna, maha guru yang Arif Billah, dan salah satu ulama amilin, ahli fiqih yang zuhud, salah satu ahli ibadah yang sangat ikhlas, sangat pengasih dan penyayang kepada kaum muslimin terutama kalangan fakir miskin.

Beliau dikenal sebagai sosok yang dermawan, rendah hati, berketurunan mulia, berakidah Sunni dan bermadzhab Syafi’i. Beliau dilahirkan di daerah Hadramaut, beliau tumbuh disana, menghafal Al Qur’an dan menyibukkan dirinya menuntut ilmu-ilmu agama hingga mengantar beliau berkeliling daerah di Hadramaut, Makkah dan Madinah. Beliau seorang yang teguh dalam mengikuti jejak ayahnya Imam Ubaidillah bin Ahmad, beliau mahir di berbagai bidang ilmu, banyak bermujahadah dan Riyadhah, terutama shalat dan puasa. Beliau memiliki sifat wara’ yang sangat sempurna, banyak bersedekah dan membantu orang lain, beliau memiliki keturunan yang terus menyambung dan menyebar keberkahannya, merekalah kalangan Ba’alawy yang dikenal dengan nama beliau dan bernasabkan kepadanya.

Beliaulah yang pertama kali mendapat nama Alawy (menurut bahasa artinya nama sebuah burung terkenal). Keturunan beliau terus bersambung dari satu generasi ke generasi yang lain, maka seluruh Ba’alawy di penjuru bumi bernasabkan kepada beliau sedangkan keturunan kedua saudaranya Al Jadid dan Basri telah punah jalurnya.

Yang tersisa adalah Bani Alwy, merekalah yang sekarang dikenal di berbagai negeri yang dikenal oleh seluruh kalangan, sudah pasti nasab mereka lebih terang dari matahari yang terbit dan lebih terang dari bulan purnama. Hanya saja di zaman dulu terjadi pengingkaran terhadap jalur keturunan ini hingga mereka dituntut untuk meneliti kebenaran nasab mereka. Yang mengemban tugas mulia ini adalah Al Imam Syeikhul Islam Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Jadid.

Beliau berangkat ke Irak dan menetapkan kebenaran nasab mereka dengan disaksikan sekitar seratus orang yang adil dari rombongan yang berangkat haji. Setelah itu diperkuat lagi kebenaran ini di kota Makkah dan dipersaksikan kepada seluruh jama’ah haji dari Hadramaut. Berkat upaya ini tersingkaplah awan keraguan dan terkuaklah cahaya kemuliaan Bani Alawy dan hilanglah penghalangnya.

Makam Imam Alwy bin Ubaidillah | Sumber: laman facebook Ibnu Harun (Adnan Harun)

Keadaan ini senada dengan ungkapan syair:

Pengingkaran orang yang meningkari waktu subuh yang telah muncul
Setelah terang benderangnya cahayanya
Ia menganggap cahaya itu bukan pertanda terbitnya matahari
Tetapi mata yang mengingkari ini itulah yang buta.

Dan aku juga mengungkapkan dalam bait syair:

Aku melihatmu berada di tepi jurang yang sangat curam
Lantaran kamu tanamkan keraguan di kepalamu
Kamu menuntut bukti atas kemajuan kami
Sejak kapan siang hari yang terang membutuhkan bukti

Syeikh Alwy ini termasuk seseorang yang terkumpul pada diri beliau dua kemuliaan nasab dan sifat yang mulia, dua keindahan keturunan dan sifat terpuji, budi pekerti beliau tersebar luas ke seluruh penjuru bahkan masih bisa terlihat keutamaannya terukir dalam tulisan-tulisan buku.

Banyak ulama sejarah yang menyebutkan biografi beliau dan memberikan ujian yang luar biasa, di antara yang mereka ceritakan adalah sewaktu beliau berangkat menunaikan ibadah haji dan berkunjung ke kubur kakeknya Nabi Muhammad saw. Beliau disertai delapan puluh orang selain handai taulannya dan disertai oleh saudaranya Jadid. Selama perjalanan itu beliaulah yang membiayai mereka semua sampai mereka kembali ke tempat masing-masing. Bagi orang yang kurang mampu untuk berjalan beliau menyediakan unta yang banyak bahkan beliau menyuruh saudaranya Jadid menuju Irak untuk mengambil harta mereka dsana. Semasa hidupnya beliau hanya memilki satu anak yaitu Muhammad.***

Wallahu a’lam

***Rujukan: Riwayat dan Wasiat Para Wali & Shalihin; Al Habib Ahmad bin Zain Al Habsyi; Ahmad Yunus Al-Muhdhar; Cahaya Ilmu Publisher, 2022; halaman 198-200

kembali ke atas | indeks pilihan | download | iklan kecik



11 hit

harga emas • world monitor • almanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137782


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp232.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect