Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mengirimkan tiga ton pempek per hari senilai Rp 150 juta (asumsi Rp 50 ribu per kilogram pempek), ke Jakarta. Padahal lebaran masih sekitar dua minggu lagi, tetapi peningkatan pengiriman sudah terlihat.
Pempek juga mendominasi di antara barang-barang lainnya yang dikirimkan ke Jakarta melalui SMB II. “Kenaikan jumlah paket barang pengiriman pempek di tahun ini sudah tampak di minggu kedua Ramadan. Per hari kiriman paket pempek saja mencapai 2,5 – 3 ton,” kata General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Bandara Int’ SMB II Palembang, Yon Sugiyono didampingi Kepala Kargo Bandara SMB II, Sudirno W, Senin (7/9).
Menurutnya, di hari-hari biasanya jumlah pengiriman pempek ke luar kota terutama ke Jakarta hanyalah sebanyak lima ton saja. Diperkirakan jumlah angka pengiriman pempek akan meningkat lagi di H-7 hingga H-3 lebaran. “Peningkatannya bisa mencapai delapan persen dari delapan ton perhari,” imbuhnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah pengiriman pempek dan juga barang lainnya menjelang lebaran tidak akan mempengaruhi jadwal penerbangan yang ada. Hanya saja hingga saat ini sudah ada dua maskapai penerbangan yang sudah resmi mengajukan extra flight (jadwal penerbangan tambahan). Dua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Lion Air. Sedangkan, beberapa maskapai lainnya belum mengajukan extra flight.
Mei Mei, pemilik Toko Pempek Candy samping Hotel Anugerah Jl Jend Sudirman Palembang membenarkan adanya peningkatan penjualan. “Memang ada peningkatan penjualan tetapi animo pembeli tidak seramai tahun lalu,” kata Mei Mei. Menurutnya, peningkatan jumlah pembelian pempek terutama untuk pengiriman ke luar kota akan lebih terlihat meningkat pada H-10.
Mei Mei menambahkan saat ini harga pempek yang dijual di tokonya mengalami kenaikan harga. Paket termurah yang biasanya dijual dengan Rp 60 ribu naik menjadi Rp 75 ribu. “Saat ini harga ikan naik, tepung juga naik,” imbuh Mei Mei. Menurutnya, bahan baku pembuatan pempek yang sulit dicari. Sehingga wajar saja kalau harga jual pempek pun mengalami kenaikan.
Sementara itu karyawan Pempek Noni, Nita mengatakan peningkatan penjualan pempek di bulan Ramadan tahun ini belum terlihat. “Sepertinya belum terlalu ramai yang beli pempek, biasanya seminggu menjelang lebaran baru ramai,” kata Nita. (cw6/sripo)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan