infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Polda Lampung Bekuk Tiga Komplotan Perampok

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Kepolisian Daerah Lampung berhasil menangkap tiga orang anggota komplotan perampok lintas provinsi yang dikenal sebagai kelompok Ipin alias Wagino pada Senin (10/11) dini hari. Satu anggota komplotan mati ditembak polisi, satu anggota komplotan tertembak di kaki kanan, dan satu orang berhasil ditangkap.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Brigadir Jenderal Ferial Manaf, Selasa (11/11) pada acara gelar perkara di Polda Lampung mengatakan, ketiga anggota komplotan tersebut bernama Kentor alias Daryanto yang mati tertembak, Suratman yang tertembak di kaki sebelah kanan, dan Joni Ismanto.

Tersangka merupakan anggota komplotan yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Lampung sejak 2000. Komplotan tersebut meresahkan masyarakat karena melakukan perbuatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, komplotan tersebut juga merampok rumah-rumah warga dan merampok truk-truk ekspedisi Jakarta-Lampung. Tindakan pencurian atau perampokan tidak hanya dilakukan di Lampung melainkan juga di Jakarta dan Banten.

Menurut Ferial, setiap usai beraksi komplotan tersebut lantas menyamar sebagai anggota TNI untuk mengelabui polisi. Sementara ketika merampok truk ekspedisi, kelompok tersebut tidak segan-segan menyandera sopir sampai pengusaha ekspedisi mau memenuhi keinginan perampok. “Apabila pengusaha eksp edisi mau memenuhi keinginan, para perampok akan memasang stiker warna merah di truk ekspedisi tersebut,” ujar Ferial.

Kanit I Sat III Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Lampung Komisaris Polisi Hengki Haryadi mengatakan, operasi penangkapan yang dilakukan sejak Sabtu (8/11) tersebut merupakan hasil penyelidikan Polda Lampung. Berdasarkan penyelidikan tersebut, tim gabungan dari Satuan Reskrim dan Brimob (Resmob) Polda Lampung, resmob Polres Lampung Tengah, dan Brimob dari Satuan Brimob Polda Lampung melakukan penangkapan.

Anggota komplotan yang pertama kali berhasil ditangkap bernama Joni Ismanto warga Pekalongan, Lampung Timur, menyusul Suratman warga Margomulyo Kecamatan Tegineneng, dan Kentor alias Daryanto w arga Bantul Metro pada Senin dinihari. Ketiganya berhasil ditangkap tanpa perlawanan di wilayah Rawa Buaya, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Menurut Hengki, pengembangan kasus dan pemeriksaan terhadap ketiganya mengarahkan polisi untuk melakukan penangkapan terhadap anggota lainnya. Tim gabungan bersama ketiga tersangka menuju Metro, Lampung. Di Metro, saat tim gabungan hendak menangkap Hantoro alias Kucing, tersangka Daryanto dan Suratman berusaha melawan dengan cara mengambil senjata milik anggota polisi.

Pada kondisi yang membahayakan itu, polisi menembak Daryanto dua kali di dada sebelah kiri yang menyebabkan dia meninggal, dan Suratman di kaki kanan. “Baku tembak terjadi pada Selasa dini hari,” ujar Hengki.

Tindakan baku tembak itu menyebabkan Hantoro lepas. Polisi memastikan masih ada sekitar 10-an lagi anggota komplotan Wagino yang masuk DPO. Polisi terus mengejar anggota yang lain tersebut.

Dari rumah Hantoro di Metro, tim gabungan mendapatkan senjata api tiga jenis FN dan satu jenis revolver. Polisi juga menemukan 118 butir peluru yang terdiri atas 48 butir peluru kaliber 5,56 milimeter (mm), kaliber 7,62 mm enam butir, kalibe r 38 mm enam butir, dan kaliber 9 mm sebanyak 58 butir.

Selain itu, polisi menemukan satu proyektil peluru, dua buah borgol, satu buah teropong, dua pasang sepatu pakaian dinas harian (pdh) TNI AD, sepasang pakaian dinas latihan tempur, dua buah jaket loreng, be berapa SIM A dan C, beberapa STNK, kartu tanda anggota (KTA) TNI atas nama Serka Ari Pramono, buku tabungan Bank BCA dan Bank Mandiri, serta 100 lembar stiker warna merah.

Tersangka anggota komplotan yang masih hidup dipastikan melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Keduanya diancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.***SRIPO

98 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca