Kepala Satuan (Kasat) Intel Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Palembang Kompol Fajar Budianto mengungkapkan, menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini, premanisme mulai marak di Kota Palembang. Kondisi itu terbukti dengan meningkatknya aksi pemalakan yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan.
“Kita bukan asal tuduh mengenai kondisi yang ada saat ini, tapi telah melakukan penyelidikan dari beberapa bulan yang lalu. Kondisi itu memang benar adanya dan tidak asal buat-buat saja,” jelas Fajar, saat rapat dengan jajaran Pemerintah Kota Palembang, Rabu kemarin.
Dijelaskan bahwa aksi premanisme tersebut jelas sangat mengganggu stabilitas keamanan wilayah dan ketentraman masyarakat. Selain itu, juga menimbulkan keresahan yang dapat mengancam proses pilkada mendatang. Sangat dibutuhkan peran serta masyarakat untuk melaporkan setiap permasalahan itu kepada pihak terkait.
“Untuk mengatasi permasalahan itu, bukan hanya tugas dari kepolisian saja, tapi semua elemen masyarakat Kota Palembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota alembang H Marwan Hasmen MM mengakui jika kini aksi premanisme mulai marak. Kondisi itu sangat mengkhawatirkan dan dapat mengganggu jalannya pilkda yang akan digelar pada Juni mendatang selain memberikan rasa yang kurang aman di tengah masyarakat.
“Beberapa minggu lalu saya sendiri telah didatangi oleh dua orang preman, dan mengatasi nama sebuah organisasi masyarakat untuk meminta proyek kepada saya.Tapi saya katakana tidak ada dan mereka akhirnya mengancam,” terangnya. (edy parmansyah)









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan