Ide cemerlang Pemkab Musi Rawas (Mura) yang akan memberikan hadiah sebesar Rp500, bila mampu menangkap atau memberantas satu ekor tikus, di sentra-sentra produksi padi, seperti Kec Tugu Mulyo, Purwodadi, STL Ulu Rawas, Megang Sakti, dan Muara Beliti, disambut antusias petani setempat.
Pada tahun ini Pemkab Mura telah menyiapkan anggaran dana khusus sebesar Rp 15 juta rupiah, yang akan dialokasikan untuk pemberantasan hama tikus, yang sering menyerang tanaman padi petani.
“Jujur saja Pak, kami para petani di sini bisa dikatakan sudah bingung bagaimana caranya memberantas hama, padahal pihak Pemkab Mura sudah sering memberikan penyuluhan dan pengarahan bagaimana cara yang terbaik untuk membasmi hama-hama tersebut,” ujar Muhmin, salah satu petani di Kec. Tugu Mulyo, Kab. Mura.
Dengan adanya ide itu, kata dia, setidaknya para petani akan merasa tenang dan optimis ke depan, sehingga hasil panen dapat maksimal, lantaran Pemkab Mura juga sangat memperhatikan nasib para petani.
“Kalau bisa jangan uang saja, bantu juga kami ini, seperti racun serangga atau alat-alat pendukung lainnya yang akan digunakan untuk memberantas hama tikus,” harapnya.
Secara terpisah, ternyata langkah konkret Pemkab Mura untuk menyiapkan dana pemberantasan hama padi, mendapat tanggapan positif dari anggota Komisi B DPRD Mura Suhari. Dia mengatakan, dengan dianggarkannya dana tersebut, setidaknya dapat membuat petani menjadi lega dari ketakutan serangan tikus selama ini.
“Dari hasil dialog yang kita lakukan terhadap petani yang ada di perbatasan Desa E Wonokerto dengan H Wukirsari Kecamatan Tugu Mulyo, mereka mengungkapkan ketakutan atas serangan hama tikus dan tugro, sehingga dua sampai tiga musim panen belakangan ini tidak maksimal. Makannya dukungan dan penyuluhan dari Pemkab sangat dibutuhkan oleh para petani,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Mura Riduan Mukti mengungkapkan, Pemkab melalui dinas terkait telah melakukan beberapa langkah dalam mengendalikan serangan hama Tikus. Selain telah menyediakan saran dan prasarana pengendalian hama tikus, seperti kompor api dan belerang secara intensif setiap tahunya, juga menyalurkan dana untuk memburu hama tikus. (ade satia pratama/SINDO)


















Tinggalkan Balasan