Dana optimalisasi atau penyesuaian yang diterima Kabupaten Musi Banyuasin pada 2008 mencapai Rp34.046.200.000. Bupati Musi Banyuasin H Alex Noerdin mengatakan, besaran dana tersebut ditentukan langsung oleh pemerintah pusat.“Alokasi yang terbesar pada Dinas Pendidikan sebesar Rp9.799.800.000, dan Dinas Kesehatan sebesar Rp7.453.400.000. Sebab, dua sektor tersebut masih menjadi perhatian Kab Muba,” katanya dalam sidang paripurna Jumat (4/1) kemarin.
Dikatakan, dana optimalisasi tersebut digunakan sebagai salah satu anggaran yang dapat menutupi beberapa kekurangan anggaran nantinya. Dengan demikian, proses pembangunan yang selama ini berjalan dapat terlaksana dengan baik.
“Semua dana itu telah disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang ada sekarang,” terang dia. Semua anggaran yang ada di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada 2008 ini mengalami sedikit perubahan, karena adanya perubahan sistem penyusunan program dalam pembangunan daerah.
“Belanja tidak langsung lebih besar dari belanja langsung untuk beberapa SKPD di Kab Muba,“ ungkapnya.
Alex mengungkapkan, ada lima dinas yang mendapatkan dana optimalisasi tersebut, diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya, Bapedalda, serta Dinas Pertanian dan Peternakan. Sebab, SKPD tersebut menjadi prioritas dalam pembangunan Muba.
“Hal ini bukan berarti dinasdinas lainnya tidak diperhatikan. Semuanya telah memiliki program yang sama, yaitu untuk kesejahteraan masyarakat,”tegasnya.
Ditambahkan, pemerintah akan berusaha keras untuk menjalankan program sesuai peraturan yang berlaku. Karena sedikit saja salah dalam menjalankan program, maka memberikan dampak negatif pada pembangunan daerah. “Pembangunan dapat berjalan dengan baik dengan adanya dukungan dari semua pihak,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Yusri Effendy mengatakan, lajunya pemerintahan ditentukan oleh dukungan semua pihak. Karena sebesar apapun dana yang ada di setiap SKPD, percuma saja jika tidak dapat dikelola dengan baik.
“Manajemen yang baik dalam pengelolaan keuangan daerah akan membawa perubahan dalam pembangunan,” terang mantan Kepala Bappeda Muba ini. Dia menerangkan, dana optimalisasi yang telah ditentukan pemerintah pusat itu akan dipergunakan sepenuhnya untuk pembangunan daerah. (edy parmansyah/SINDO)


















Tinggalkan Balasan