Penumpukan kendaraan kembali terjadi di Pelabuhan Penyeberangan 35 Ilir, Palembang. Bahkan, antrean kendaraan sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Penumpukan terjadi akibat adanya peningkatan jumlah kendaraan yang hendak ke Bangka menjelang perayaan tiga hari raya.
Terjadinya antrean kendaraan jenis truk pengangkut barang di Pelabuhan 35 Ilir tersebut, selain karena jumlah kendaraan yang meningkat, juga disebabkan jumlah kapal penyeberangan yang terbatas. Setiap hari, sekitar 20–30 truk harus antre selama 3–4 hari menunggu giliran naik kapal.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Syaidina Ali, melalui Kasubdin Perhubungan Laut, ASDP, dan Perkeretaapian Said Albar mengatakan, saat ini Pelabuhan 35 Ilir mengoperasikan lima unit kapal dengan sistem tiga dua, dengan kapasitas rata- rata 20 unit kendaraan per kapal.
Selain meningkatnya jumlah kendaraan ke Bangka, penumpukan juga diakibatkan pemberlakuan pembatasan pembelian bahan bakar minyak oleh PT Pertamina. Pertamina membatasi pengisian bahan bakar untuk satu tanker hanya tiga sheep (kali penyeberangan) yang sebelumnya lima sheep. (berli zulkanedi/CR-03/sindo)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan