Untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikannya, Kab Banyuasin menargetkan tidak memiliki gedung sekolah rusak lagi pada tahun 2009. “Anggaran untuk pendidikan sebesar 23% yang sudah melampaui ketetapan Undang-undang (UU). Namun hal itu belum mencukupi, ya kira-kira Rp100 miliar khusus untuk pendidikan termasuk gaji para pegawai dan juga fisik. Kalau khusus untuk fikik, anggaran yang kita sisihkan mencapai 8%,” kata Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed.
Bupati menjelaskan, saat ini Kab Banyuasin masih membutuhkan banyak dana untuk pembenahan dan pembangunan sarana fisik. Dengan keuangan yang sangat terbatas tersebut, maka pembangunan harus dilakukan secara bertahap. Namun, untuk sekarang, jumlah sekolah yang mendesak untuk dibenahi tidak terlalu banyak, bahkan tidak mencapai ratusan.
”Untuk pembangunan perbaikan infrastruktur pendidikan di Banyuasin jumlahnya tidak mencapai ratusan. Mudah-mudahan pembangunan ini akan terus kita lanjutkan hingga tahun 2009 mendatang. Sehingga, kualitas pendidikan di Banyuasin dapat terus meningkat dari tahun ke tahun,” ucapnya.
Sementara itu, mengenai para guru yang melakukan pelanggaran disiplin kerja sebagai praktisi pendidikan, Amiruddin akan memberikan sanksi bagi mereka yang telah melakukan pelanggaran. Selain memberikan sanksi, Amiruddin juga akan memberikan reward bagi mereka yang dinilai memiliki prestasi yang gemilang, baik dalam hal disiplin kerja, maupun secara bertanggungjawab mampu berperan untuk mencerdaskan anak didiknya melalui pengajaran yang dilakukan di sekolahsekolah dengan baik.
”Ya mengenai reward macam-macam lah, bisa saja nanti kita berangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji,”ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Banyuasin Isnaini mengatakan, saat ini Banyuasin memiliki 452 gedung SD, 37 SMPN, dan 14 SMAN.
“Dari data tersebut yang terparah adalah gedung SD. Semenjak berpisah dengan Kab Muba sekitar 50% keadaan gedung sekolah rusak parah. Namun, hingga saat ini sekitar 75% telah diperbaiki,” ucap Kadiknas.
Ketua Komisi III DPRD Banyuasin Syamsuri H Anang Jahri mengatakan, perbaikan gedung-gedung sekolah di Banyuasin diharapkan dapat diselesaikan sesuai rencana. Karena, tidak menuntut kemungkinan perbaikan yang dilakukan akan disalahgunakan oleh pihak ketiga. (jemi astuti/sindo)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan