Sebanyak 906 tenaga honorer di Kota Palembang bakal diangkat pada pengangkatan CPNS 2007. Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang belum mengetahui karena belum mendapatkan petunjuk dari pusat.”Kita belum mengetahui secara rinci, berapa tenaga guru, administrasi, dan jabatan lain yang bakal diangkat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat petunjuk tersebut sudah kita diterima,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang Badaruddin di Kantor Wali Kota Palembang, kemarin. Jumlah 906 tersebut, kata Badaruddin, masih bersifat umum.
Data tenaga honorer yang bakal diangkat berdasarkan database BKN, sementara pemerintah daerah hanya bersifat mengajukan sesuai dengan kebutuhan di daerah masing-masing. Badaruddin menuturkan, data yang akan dikeluarkan BKN tersebut langsung berupa nama-nama tenaga honorer yang bakal diangkat. Dia mengharapkan, pada 2007 semua tenaga honorer di Kota Palembang diangkat semua.
Jumlah keseluruhan tenaga honorer di Pemkot Palembang yang belum diangkat sebanyak 1.303 orang. Dengan adanya pengangkatan sebanyak 906 orang pada formasi 2007, maka di Pemkot Palembang hanya tersisa tenaga honorer sebanyak 397 orang. ”Kita harapkan pada 2008 mendatang, tenaga honorer yang ada sudah diangkat semua,” harapnya.
Lebih lanjut, Badaruddin menjelaskan, berdasarkan petunjuk sebelumnya, tenaga honorer yang diprioritaskan untuk diangkat yakni tenaga honorer bidang pelayanan dasar, seperti tenaga pengajar. Badaruddin juga menuturkan, pengangkatan CPNS pada periode pertama 2007 yang lalu belum dapat dilantik. Pemkot masih menunggu nomor induk pegawai (NIP) pada Kantor Registrasi Regional VII Sumsel.
”Kalau sudah keluar NIP, pelantikan segera dilakukan. Untuk apa kita menunda,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Palembang Mulyadi menyambut baik langkah yang diambil pemerintah yang akan mengangkat semua tenaga honorer. Namun, kata Mulyadi, pengangkatan harus sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
”Jangan sampai nanti ada tenaga honorer yang sudah lima tahun lebih menjadi tenaga honorer tidak diangkat, sedangkan honorer yang baru diangkat menjadi honorer sudah diangkat terlebih dahulu,” katanya di Gedung DPRD Kota Palembang, kemarin. Politikus Partai Demokrat ini juga meminta pemkot menertibkan pengangkatan tenaga honorer. (berli zulkanedi/sindo)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan