Perum Bulog Divre Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyiapkan beras sebanyak 66.500 ton untuk mengamankan harga menjelang Lebaran. Intervensi akan dilakukan jika terjadi kenaikan harga beras di pasar tradisional di Sumsel selama Ramadan dan mendekati H–7 Hari Raya Idul Fitri tahun ini. ”Kita jamin. Intervensi pasar akan diberlakukan kalau memang terjadi kenaikan harga beras pada minggu kedua Ramadan ini. Kita harapkan Lebaran tidak terjadi lonjakan harga beras,” kata Kepala Bidang Layanan Publik Perum Bulog Divre Sumsel Sardjono di Palembang, kemarin.
Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi kenaikan harga beras, Bulog memantau seluruh pasar tradisional di Palembang dengan menurunkan tim. Sardjono ingin memastikan harga tetap stabil pada harga rata-rata Rp4.500 per kg dan kualitas baik. Menurut Sardjono, Bulog kembali dibebani tanggung jawab menstabilkan harga beras selama Ramadan dan Lebaran.
”Saya berani menyebutkan, harga beras hingga lebaran masih relatif stabil karena beras di penggilingan masih cukup. Suplai beras dari produsen masih cukup banyak yang masuk ke pasar, jadi belum terganggu,” jelasnya.
Stok beras juga dipastikan cukup. Bukan saja untuk memenuhi bulan Ramadan dan Idul Fitri, tapi hingga musim panen pada Januari 2008. Sardjono juga menjelaskan, kualitas beras yang dimiliki Bulog selama ini mengikuti aturan sesuai Inpres No 13/2007 tentang Standar Kualitas Beras. Bulog hanya menerima beras dengan kadar air maksimal 14% dan broken maksimal 20%.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel Abdul Sobur mengatakan, para distributor dan pengecer sembako di Sumsel telah diinstruksikan agar tidak menaikkan harga kebutuhan sembilan bahan pokok menjelang bulan Ramadan. Jika para distributor dan pengecer membandel, Pemprov melalui Disperindag akan memberi sanksi tegas.
Dia menjelaskan, saat ini stok sembako di Sumsel aman hingga menjelang Lebaran. Disperindag telah melakukan koordinasi dengan para distributor sembako dan mengecek stok sembako di gudang-gudang distributor di Palembang. ”Untuk menjamin agar harga kebutuhan pokok ini tidak naik, Disperindag bersama para distributor sembako telah menyatakan komitmen. Kami menjamin harga kebutuhan pokok saat Ramadan tidak akan naik,” tegas Sobur. (m uzair/irwan wahyudi/sindo)


















Tinggalkan Balasan