infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Kisah – Jenderal Tariq bin Ziyad

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Bakar Kapal Kobarkan Semangat Pasukan

Tariq-ibn-Ziyad Nyala api merayap cepat, melalap habis kapal-kapal kokoh. Kepulan asap menyebar memenuhi angkasa. ”Tidak ada jalan untuk melarikan diri. Laut dibelakang kalian dan musuh di depan kalian. Demi Allah tidak ada yang dapat kalian lakukan sekarang kecuali bersungguh-sungguh penuh keikhlasan dan kesabaran,” kata Tariq bin Ziyad lantang kepada anggota pasukan tempurnya.

Beberapa saat selepas mendarat di wilayah Gibraltar atau Jabal Tariq, sebagian personel pasukan bergerak cepat menunaikan titah. Tariq, sang pemimpin pasukan, memberi komando untuk membakar kapal yang telah membawa mereka mengarungi lautan hingga tiba di Jabal Tariq, Andalusia, Spanyol. Langkah ini bukannya tanpa perhitungan.

Tariq ingin agar pasukannya memiliki daya juang dan keberanian dalam menghadapi pasukan musuh yang berjumlah lebih besar. Dan akhirnya, tak ada jalan lain bagi pasukan Tariq kecuali bertempur dengan penuh kesungguhan. Menaklukan pasukan musuh atau mempersembahkan jiwa dan raga untuk menuai kesyahidan.

Seketika dada bergemuruh berisi luapan tekad kemenangan. Pasukan Tariq bergerak merangsek menghadapi pasukan Raja Roderic, Kerajaan Visigothic, Spanyol. Dalam pertempuran selama sekitar sepekan, pasukan Tariq berhasil menaklukan pasukan musuh. Pertempuran berlangsung 11 hingga 19 Juli 711 M atau 20 hingga 28 Ramadhan 92 H.

Peperangan ini bermula saat Julian, Gubernur Ceuta, yang berada di bawah kekuasaan Spanyol, memendam kesumat kepada Raja Roderic karena kedzalimannya. Roderic dinilai telah berbuat tidak pantas terhadap putri Julian yang dikirim untuk belajar kepada Roderic. Maka Julian pun berkeinginan menuntut balas atas perlakuan itu.

Julian kemudian melakukan kunjungan kepada Gubernur Tangier, Afrika Utara, Musa ibn Nusair yang berada di bawah kekuasaan Dinasti Ummayah. Kemudian ia menunjuk Jenderal Tariq bin Ziyad yang menjadi deputinya untuk memberikan bantuan kepada Julian. Apalagi, selama ini, kedua belah pihak menjalin hubungan baik dan tak pernah ada perselisihan.

Pasukan pendahulu sebanyak 400 tentara dikirim pada 710 M yang dimpimpin oleh Tarif bin Malik. Julian menyediakan empat unit kapal untuk kepentingan itu. Beberapa saat kemudian, Tarif kembali dan memberi kabar bahwa apa yang diungkapkan Julian merupakan cerita yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Maka, Tariq kemudian memimpin pasukan berjumlah 12 ribu orang yang merupakan orang-orang Berber. Mereka merupakan bangsa non Arab yang hidup di kawasan utara Maroko dan nomaden. Saat Islam masuk ke wilayah mereka, kemudian mereka menanggalkan animisme dan memeluk agama yang didakwahkan oleh Nabi Muhammad.

gibraltarTariq dan pasukannya berangkat dari Ceuta dan tiba di Gibraltar. Wilayah ini kemudian dijadikan markas dan tempat untuk menyusun strategi melakukan penyerangan. Pada akhirnya, kedatangan pasukan Tariq diketahui oleh Gubernur Edeco yang wilayahnya berdekatan dengan Gibraltar. Ia bergegas menginformasikan hal ini kepada Roderic.

Informasi ini memicu Raja Roderic untuk segera menghadapi pasukan Tariq dengan jumlah yang lebih besar, yaitu enam kali lipatnya. Usai kapal-kapal yang membawa pasukan Tariq dibakar, pertempuran pun meletus di Rio Barbate dan akhirnya pasukan Roderic bisa dikalahkan. Tariq kemudian membagi pasukan.

Tariq mengarahkan pasukannya ke wilayah Toledo yang merupakan pusat kerajaan Roderic. Sementara Mughith al-Rumi yang menjadi pemimpin pasukan kavaleri, dengan kekuatan 700 pasukan berkuda menuju ke arah Cordoba. Usai menguasai Toledo, Tariq dan pasukannya menyusul ke Cordoba dan melayangkan surat ke Musa atas keberhasilan penaklukan Andalusia.

Lalu, Musa menyampaikan kabar kemenangan ini kepada Khalifah Walid di Damaskus. Usai kemenangan gemilang ini, Musa menyusul Tari1 pada 712 M dengan membawa 18 ribu pasukan untuk memperluas wilayah penaklukan. Musa bertemu dengan Tariq di Talavera dekat Toledo. Penaklukan selanjutnya diteruskan oleh pasukan Islam setelahnya.

Penaklukan yang dilakukan pasukan Islam hingga 721 M meliputi seluruh Semenanjung Iberia dan sebagian wilayah Prancis bagian selatan. Hingga abad ke-10, wilayah kekuasan Islam masih meliputi sekitar empat perlima Semenanjung Iberia. n fer/berbagai sumber

•••

1,482 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

5 responses to “Kisah – Jenderal Tariq bin Ziyad”

  1. Avatar avecena
    avecena

    ..akhirnya kejayaan invasi Islam atas tanah Katolik Spanyol (Iberia) pudar oleh bangkitnya kekuatan persatuan kerajaan Spanyol, salah satunya direbutnya kembali Toledo oleh Alfonso; Raja Kastilia dan Leon pada thn 1109.
    Berkat kuasa Tuhan jua eropah kembali kepangkuan raja2 eropah setelah sekian lama terjajah oleh kekelaman imperalisme Islam yg digalang oleh bangsa2 penjajah arab maghribi dan Utsmaniyah (turki) yg menimbulkan traumatik kegetiran akibat penjajahan ala agamis (theos imperalis) hingga kini.

    1. Avatar eiba
      eiba

      Saya setuju dengan avecena bahwa berkat kekuasaan Allah Eropa kembali ke tangan raja2 Eropa. Tapi saudara avecena sangat gegabah mengatakan bahwa Eropa terjajah oleh kekelaman imperialisme Islam. Harap DI CATAT!!! kebangkitan Eropa di awali dari masuknya Islam ke Spanyol. Islam lah yang membawa berbagai ilmu pengetahuan dan pencerahan bagi Eropa!!! Dan pasukan Islam masuk ke eropa bukan untuk menjajah, tapi atas permintaan salah satu gubernur di wilayah Spanyol yang merasa didzalimi oleh pemimpinnya sendiri.

      btw, anda menggunakan nama avecena (Aviciena aka Ibnu Sina), seorang cendikiawan muslim yang juga sangat di hormati cendikiawan Eropa dan dunia. Tapi nama yang anda gunakan tidak mencerminkan isi posting yang anda kirim.

  2. Avatar delapankaliterjatuh
    delapankaliterjatuh

    wah wah, saudara avicene sgt sgt salah.
    Bila islam tak masuk eropa, entahlah masa dpan benua biru itu, mgkin hanya kumpulan org2 bodoh tk berotak.

  3. Avatar Anti-jewish
    Anti-jewish

    demi allah Subhanawata’ala tak akan ada ilmu di benua salib tersebut apabila islam tak masuk ke andalusia. bayangkan pasukan visigoth yang di pimpin el cid mengira flu adalah penyakit kutukan. benar-benar tidak ber akal sehat hingga tabib dari pasukan muslim itu berkata bahwa ada kontraksi dengan bakteri benar-benar berakal. ckckckc

  4. Avatar irsyad muchtar
    irsyad muchtar

    Ah …sudahlah… biarakan saja sejarah bersemayam kekal di zamannya. Memangnya kalau argumen kalian benar lalu what the next. Mendingan kita bangun toleransi, saling menghargai aagr kita trak mengulang kisahsedih perang salib yang amat panjang itu. itupun cuma pertempuran hanya untuk sejengkal tanah di Yerusalem.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca