Pembangunan turap di Seberang Ulu (SU) memerlukan lahan yang agak luas. Karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) akan mereinventarisasi lahan untuk perluasan. Asisten II Setda Kota, Apriadi S Busri membenarkan saat ini ada hambatan pekerjaan karena alat
berat kurang leluasa bergerak. “Kita akan inventarisasi ulang. Akan ditambah lagi 10 sampai 20 persen,” ujar Apriadi.
Menurutnya, saat pembebasan pertama ada bangunan dan lahan yang diganti hanya yang terkena saja. Nantinya, lahan itu akan dibebaskan semuanya. Tidak ada masalah dalam pembebasan lahan karena warga semuanya setuju hanya saja ada beberapa pemilik lahan yang belum dilunasi. Untuk penambahan lahan ini Pemkot perlu dana lagi, kalau kita tidak punya uang nanti bisa dibahas dengan Pemprov. Sedangkan SPBB, warung legenda dan dermaga kapal nelayan juga akan dipindahkan. “Untuk masalah itu sudah kita bahas, warung legenda dipindahkan ke Seberang Ilir antara BKB dan Pasar 16 Ilir,” kata Apriadi. Setelah turap itu selesai, Pemkot akan mempercantiknya dengan membangun sarana tambahan. (sripo)


















Tinggalkan Balasan