Pemerintah Kota Palembang membangun sebanyak140 rumah tradisional baru di Jaya Laksana Kelurahan 34 Ulu, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pembangunan perumahan ini didesain untuk menggantikan kawasan permukiman kumuh di wilayah tersebut.
Hal ini disampaikan Asisten II Pemerintah Kota Palembang, Apriadi S Busri, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/8) siang ini. Menurut dia, dari total 140 unit rumah tradisional yang akan dibangun, sebanyak 68 unit akan berbentuk rumah panggung dan sisanya berupa rumah tanah.
“Semuanya tipe 36, alias rumah sederhana. Penghuni perumahan ini nantinya diprioritaskan warga Jaya Laksana dan Kelurahan 34 Ulu,” kata Apriadi.
Berdasarkan data Pemkot Palembang, perumahan sederhana ini dibangun di lahan seluas dua hektar dengan melibatkan kontraktor swasta Network Urban Sub Sector Project (NUSSP).
Pemerintah pusat melalui APBN mengucurkan dana Rp 16 miliar untuk pembangunan infrastruktur seperti air, jalan, listrik, dan lainnya, sedangkan Pemkot Palembang mengucurkan dana Rp 1,5 miliar untuk pembebasan lahan. Proyek ini akan dimulai pada bulan September 2008.
“Bagi warga miskin yang menghuni, boleh membayar secara cicilan yakni Rp 12.500-15.000 selama 20 tahun. Ini salah satu bentuk upaya mewujudkan Palembang sebagai kota metropolitan,” katanya. (Kompas.com)




















Tinggalkan Balasan