Gunung Dempo ternyata masih menunjukkan peningkatan aktivitas tektonik hingga hari ini. Menurut Petugas Pengamat Gunung Dempo Mulyadi, yang dihubungi dari Palembang, Kamis (20/9), peningkatan aktivitas Gunung Dempo ditunjukkan dengan adanya kenaikan catatan pergerakan tektonik sebanyak lebih dari 200 kali dalam kurun hampir sepekan. Biasanya, aktivitas kegempaan lokal hanya berkisar 70 kali.
“Dari pengamatan, hal ini sangat dipengaruhi faktor gempa bumi Bengkulu beserta getaran susulan yang masih sering terjadi sampai sekarang,” kata dia. Namun, kenaikan aktivitas kegempaan tektonik belum memengaruhi aktivitas vulkanik di dalam perut gunung tersebut. Kalau sudah ada peningkatan aktivitas vulkanik yang dipicu oleh aktivitas tektonik, mau tidak mau statusnya harus dinaikkan menjadi waspada atau siaga, tergantung skalanya. [kmp/infokito]


















Tinggalkan Balasan