DPRD Sumsel menganggarkan sekitar Rp 1,3 milyar pada tahun 2010 untuk membuat baju dinas bagi anggota dewan periode 2009-2014. Sebanyak 350 stel pakaian dinas senilai Rp 950 juta disiapkan bagi 75 orang anggota dewan dan 75 stel pakaian adat untuk setiap anggota dewan akan dibuat. Namun pada tahun 2009 ini, sebanyak 75 orang anggota dewan yang bakal dilantik 24 September 2009 juga diberikan fasilitas pakaian dinas plus jas (pakaian sipil lengkap/PSL) untuk pelantikan. Sedangkan untuk anggota dewan yang lama berjumlah 64 orang yang menjabat saat ini masih menjabat, tetap mendapatkan baju dinas anggota dewan.
Sekretaris DPRD Sumsel Sofyan Machmud yang dikonfirmasi mengakui adanya anggaran pakaian dinas baik di anggaran 2009 maupun di 2010 yang besar anggaran berbeda. Menurutnya memang dianggarkan setiap tahun sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. “Baju yang diberikan adalah pakaian sipil harian (safari/PSH) 2 stel, pakaian sipil resmi (PSR) 1 stel dan pakaian dinas harian (PDH) satu stel. Masing-masing baju tersebut diberikan setahun sekali,” jelasnya, Jumat (28/8).
Selain itu diberikan juga pakaian sipil lengkap (PSL) satu stel atau jas sekali dalam lima tahun. Bila anggaran memungkinkan dapat dianggarkan pakaian adat untuk para anggota dewan. Namun pakaian adat tersebut penganggarannya harus mendapatkan persetujuan Mendagri ketika melakukan evaluasi atas APBD. “Biasanya baju itu digunakan ketika Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan hari jadi daerah,” kata Sofyan.
Untuk anggota dewan yang lama tidak mendapatkan PSL lagi karena hanya diberikan satu kali dalam lima tahun dan juga pakaian adat. Sedangkan anggota dewan yang baru diberikan PSL dengan anggaran tahun 2009 serta pakaian adat pada tahun 2010.
Anggota DPRD Provinsi Sumsel Bihaqqi Soefyan mengatakan, pemberian pakaian tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah dan tata tertib dewan. Menurutnya anggota dewan yang baru akan mendapatkan empat stel pakaian dinas, diluar pakaian adat. Bihaqqi sendiri mengaku akan mendapatkan hal tersebut. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2009-2014 dari Partai Demokrat. Lima tahun lalu, ia juga terpilih sebagai anggota dewan dari partai yang sama.
Sedangkan anggota dewan dari PDI Perjuangan MA Gantada yang juga anggota dewan yang terpilih
kembali mengatakan, bila dianggarkan Rp 1,3 M untuk 75 orang anggota dewan, artinyo masing-masing anggota dewan mendapatkan Rp 17,5 juta. Jumlah tersebut untukk 4 stel pakaian. Artinya diperkirakan 1 stel baju sekitar Rp 4 juta. “Itu kan plafon penganggaran. Mekanismenya melalui tender dengan prinsip penawaran termurah. Jadi realisasinya belum tentu segitu,” ujarnya.***(sgn/sripo)


















Tinggalkan Balasan