Sejak September 2007 Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumsel memberikan pelayanan internet gratis bagi pengunjung yang membawa laptop.
Kabid Pelayanan dan Informasi Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumsel Ishak Juarsa mengatakan, Pelayanan internet gratis tersebut diberikan kepada semua pengunjung yang datang ke perpustakaan daerah dan memiliki fasilitas laptop.
“Ada beberapa keuntungan yang kita berikan kepada para pengunjung Pusda terutama pelayanan internet. Kita menggunakan istilah no limit, no register dan no cash. Mereka tidak dipungut biaya pendaftaran dan biaya registrasi lainnya. Jadi bagi masyarakat yang ingin menikmati internet gratis, segeralah bawa laptop atau handphone yang memiliki fasilitas internetnya ke Pusda. Karena di sini kami menyediakan fasilitas jaringannya,” kata Ishak saat ditemui SINDO di ruang kerjanya, Rabu (9/1) kemarin.
Menurut dia, pihaknya pernah mengajukan untuk membuat warnet bagi pengunjung dan bersifat subsidi. Pengguna warnet akan dikenakan biaya gratis pada jam pertama. Selanjutnya, setiap 10 menit tambahan berikutnya akan dikenai biaya Rp100. Begitu seterusnya. Namun karena ada sesuatu hal akhirnya program tersebut belum bisa dilaksanakan.
“Anggarannya kemarin sekitar Rp400 juta, metode yang kita gunakan adalah subsidi. Jadi pengguna tetap dikenakan biaya tapi tidak terlalu besar. Hal ini kita lakukan agar semua masyarakat tetap bisa menikmati internet gratis dan murah,” kata Ishak.
Saat ini kata Ishak jumlah anggota Pusda Sumsel sebanyak 8.000. Jumlah tersebut terdiri dari 4.000 pengguna kartu biasa dan 4.000 lainnya pengguna kartu online. Sedangkan buku yang dimiliki Pusda saat ini jumlanya sebanyak 168 ribu.
“Para pengguna kartu online tinggal menggesekkan saja pada alat yang ada. Saat itu juga semua petugas yang ada di sini akan tahu siapa pengunjung Pusda. Kartunya seperti ATM, pemilik akan diberikan ID dan pasword sebagai keanggotaannya. Nanti pada awal Maret semua pengguna kartu biasa akan diubah menjadi kartu online. Sedangkan buku yang paling diminati adalah agama, sosiologi, teknologi,”ucapnya.
Marlina, mahasiswi Poltekes pengunjung Pusda ketika ditemui SINDO mengatakan, dirinya merasakan adanya peningkatan Pusda pelayanan dari tahun ke tahun. Berbagai pelayanan seperti buku-buku yang jumlahnya semakin banyak dan para pegawai semakin ramah dalam pelayanan. (jemi astuti/SINDO)


















Tinggalkan Balasan