Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumsel segera membangun 5.000 unit rumah sederhana sehat (RSH) di Kab Ogan Ilir dan Lubuklinggau. Ketua Dekopin Sumsel Munadjiah mengatakan, untuk membangun 5.000 unit Rsh telah disiapkan lahan seluas 250 hektare. Dia menilai, pengembangan usaha ini cukup baik dan mempunyai prospek yang cerah.“Hal ini bisa dilakukan dengan pola Rsh subsidi melalui pemberdayaan koperasi. Hasilnya cukup memuaskan, dan dua daerah kabupaten menyambut positif. Bahkan, pihak pemerintah daerah/kota telah menyediakan lahan seluar 250 hektare,” ungkapnya Selasa (30/10) kemarin. Dengan rencana kerja ini, diharapkan koperasi dapat berperan bukan saja untuk usaha pengadaan, seperti beras ataupun usaha lainnya.
Namun, tambah dia, koperasi bisa mengembangkan bisnis yang paling berpotensi, seperti pengembangan Rsh. Dengan program kerja yang masih dalam pembahasan ini, dia berharap pembangunan Rsh dapat dijual dengan harga sekitar Rp17 juta per unit. Dalam pembangunan rumah tersebut, Kementerian Koperasi telah setuju memberikan subsidi dari harga Rp42 juta menjadi Rp17 juta.
“Mudah-mudahan 5.000 unit Rsh dapat dibangun di dua kabupaten tersebut. Jadi pengadaan rumah untuk rakyat miskin dapat terealisasi,” paparnya. Munadjiah menerangkan, untuk pembangunan Rsh, Sumsel dinilai masih sangat potensial untuk melakukan pengembangan. Dengan adanya rencana Kementrian Koperasi secara nasional sebanyak 200.000 unit Rsh, Sumsel diharapkan dapat jatah melebihi 5.000 unit.
“Karena semakin banyak sebuah daerah mendapat subsidi, maka semakin berkembang pula pembangunan di daerah tersebut. Selain itu, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan terpacu lebih baik lagi,”tandasnya. Dia menerangkan, untuk merealisasikan program kementrian tersebut, rencananya tahun depan Dekopin akan menggandeng pihak pengembang (developer). Dia mengatakan, pengembang dinilai lebih berpengalaman untuk pembangunan Rsh. “Kita berharap program yang direncanakan dapat segera terwujud,” singkatnya.
Sekretaris Dekopin Sumsel Kms Idham menambahkan,dengan adanya program tersebut, diharapkan koperasi dapat berperan aktif. Namun konsekuensinya, dia menyatakan, setiap pembangunan unit rumah baru akan diturunkan subsidinya.
“Setidaknya subsidi akan kita turunkan sekitar 30% untuk dapat meringankan beban developer,” jelasnya. Idham menyebutkan, meski prospeknya bagus, namun saat ini masih sulit untuk diwujudkan. Karena itu,pihaknya akan melakukan kerja sama dengan depelover untuk menyukseskan pengembangan Rsh.
“Bahkan, dengan melirik pemerintah kabupaten di seluruh Sumsel, sedang dijalankan. Dan ternyata, hasilnya cukup mendapat sambutan. Terbukti, dua daerah menyatakan kesiapan untuk merealisasikan program ini,” tandasnya. (irwan wahyudi/sindo)
Dewan Koperasi Indonesia – Provinsi Sumatera Selatan
Jalan Kapt. A. Rivai / Natuna No.2, Palembang 30137
Telp: (0711) 355963
Fax: (0711) 355963











![[2026] Proyek Perluasan dan Pendalaman Kolam Retensi Simpang Polda](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2018/07/logoagplg.jpg)









Tinggalkan Balasan