Dinas Perhubungan Pemprov Sumsel berencana menambah dua gerbong kereta api sebagai antisipasi lonjakan penumpang saat mudik Lebaran. Kepala Seksi Operasional Sub Divre III I Stasiun Kertapati Palembang Sitindaon Satar menjelaskan, untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1428 H, pihaknya menyiapkan sebanyak 1.660 seat tambahan mulai H-3 sampai H+4. Bahkan, rencananya tiket tersebut sudah mulai dijual besok.
Dia menjelaskan, penambahan dilakukan untuk mengantisipasi tingginya penumpang arus mudik 2007 yang diperkirakan mencapai 93.706 orang. ”Pasalnya, arus mudik yang terjadi pada 2006 kemarin mulai H-10 sampai H+12 mencapai 91.871 orang. Kita perkirakan arus mudik Lebaran 2007 mencapai 93.706 orang.Karena itu,kita melakukan penambahan dua kereta lagi. Penambahan dilakukan juga untuk mengantisipasi keberadaan calo tiket,” ujarnya, kemarin.
Dia mengungkapkan, penambahan terdiri dari dua gerbong eksekutif dan dua gerbong bisnis yang bermuatan masingmasing 52 seat dan 64 seat. Sitindaon mengaku, sampai hari ini sedikitnya 50% seat sudah dipesan penumpang untuk keberangkatan H-10 hingga H+7 nanti.
Sementara, untuk tiket keberangkatan pada H-3, dia mengatakan belum dijual. Mengenai harga tiket untuk kelas eksekutif dan bisnis, Sitindaon mengaku sudah mengalami kenaikan berkisar 15%–30%. Hanya saja, kata Sitindaon, kenaikan ini tidak diikuti oleh kelas ekonomi yang tetap dijual Rp16.000.
Sementara itu, Kasubdin LLAJ dan Kereta Api Dinas Perhubungan Pemprov Sumsel Novri Dalimunthe mengaku, penambahan yang dilakukan PT KAI sudah seharusnya dilakukan untuk mengantisipasi tingginya arus mudik menjelang hari raya. Dia menjelaskan, tidak hanya kereta api yang melakukan penambahan armada. Angkutan jenis bus antarkota dalam dan luar provinsi juga memberlakukan armada cadangan. (komalasari/sindo)


















Tinggalkan Balasan