Tiket kereta api kelas bisnis dan eksekutif untuk jurusan Palembang-Lubuk Linggau dan Palembang-Tanjung Karang pada periode H-7 sampai H+7 sudah ludes terjual. Untuk mengantisipasi penumpang yang tak terangkut, PT KA akan mengoperasikan kereta api tambahan “Sapujagad” sebanyak lima gerbong dengan kapasitas sekitar 400 penumpang.
Demikian dikatakan Kepala Stasiun Kertapati Kota Palembang Samsul, Selasa (16/9), di Palembang, Sumatera Selatan, siang hari ini. Dia menjelaskan, selama periode Lebaran 2008, PT KA sudah memutuskan untuk menaikkan tiket KA kelas bisnis dan eksekutif.
Berdasarkan keputusan Direksi PT KA, kenaikan tuslah ditetapkan sebesar 30 persen. Dengan demikian, untuk jurusan Palembang-Lubuk Linggau kelas bisnis mengalami kenaikan dari Rp 50.000 menjadi Rp 65.000 dan kelas eksekutif naik dari Rp 90.000 ke Rp 120.000.
Sedangkan untuk jurusan Palembang-Tanjung Karang harga tiket kelas bisnis naik dari Rp 60.000 ke Rp 75.000 dan kelas eksekutif naik Rp 100.000 menjadi Rp 130.000 per orang. “Sehingga, bisa dilihat rata-rata kenaikannya 30 persen. Tuslah kereta api di lintas Sumatera ini berlaku dari 21 September sampai dengan 21 Oktober 2008,” kata Samsul.
Untuk lonjakan penumpang, Samsul memperkirakan terjadi pada periode H-9 sampai H-7 nanti. Di hari biasa, penumpang kereta api di Stasiun Kertapati Kota Palembang mencapai 400 orang per hari, dan pada periode arus mudik-arus balik Lebaran kali ini diperkirakan meningkat dua kali lipat dari penumpang hari biasa. “Sampai hari ini, tiket KA untuk kedua jurusan itu sudah ludes terjual, mulai dari H-7 sampai H+7. Untuk mengantisipasi lonjakan, kami sudah menyiapkan KA Sapujagad dengan jumlah gerbong sebanyak lima rangkaian selama arus mudik-balik Lebaran,” kata Samsul.
***Bonivasius Dwi P – kompas.com


















Tinggalkan Balasan