Harga tiket Kereta Api (KA) Limeks Sriwijaya untuk kelas eksekutif jurusan Tanjungkarang-Kertapati atau sebaliknya naik dari Rp 85 ribu menjadi Rp 100 ribu, atau sekitar 20 persen menjelang perayaan IdulFitri 1428 H/2007 M.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Sub Divre III.2 Tanjungkarang, Ismanto
Budiono mengatakan, kenaikan harga tiket KA itu berlaku pada tanggal 3 hingga 24 Oktober 2007 atau H-10 hingga H+10 Lebaran 1428 H. Selain kelas eksekutif, tiket kelas bisnis juga naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu. Sementara untuk
anak-anak kelas bisnis, harga tiket naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 48 ribu.
“Pada angkutan lebaran tahun ini, PT KA menyiapkan dua KA, yakni Limeks Sriwijaya dan Rajabasa,” ujarnya, Rabu (19/9). KA Sriwijaya memiliki sembilan rangkaian, masing- masing tiga gerbong kelas eksekutif, lima gerbong kelas bisnis, dan satu gerbong restorasi. Jumlah penumpang untuk satu rangkaian kelas eksekutif sebanyak 52 orang, sedangkan kelas bisnis 64 orang.
Sementara KA Sriwijaya (ekonomi) memiliki enam rangkaian dan satu gerbong kereta makan Terpisah, Kadivre PT (Persero) Kereta Api Sumsel, Ahmad Mulyono mengatakan, perubahan tarif KA eksekutif dan Bisnis lumrah diterapkan dalam kondisi lonjakan penumpang. PT KA berhak menetapkan tarif batas atas untuk menutupi biaya operasional yang dikucurkan manajemen.
“Yang pasti tarif kelas ekonomi tidak ikut dinaikkan, itu untuk rakyat. Khusus eksekutif dan bisnis kenaikan wajar, tiket pesawat saja dalamkondisi ramai naik dua kali lipat,” katanya. (ahf/ant)










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan