infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Temuan Fondasi Candi di Bukit Carang

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Tim peneliti dari Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menemukan fondasi candi baru di Bukit Carang, Jenawi, Karanganyar. Fondasi ini diperkirakan lebih besar dari Candi Cetho. Hasil penelitian akan dijadikan acuan awal untuk eksplorasi. Runtuhan candi baru ini ditemukan awal Juni 2007 oleh masyarakat sekitar dan penelitian baru dilakukan 5-8 September 2007. Candi ini berada di ketinggian antara 1.600-2.000 meter dari permukaan laut dan berjarak sekitar dua kilometer dari Candi Cetho, atau sekitar satu kilometer dari Candi Kethek. Ketua Tim Peneliti Diah Sri Jayanti, Jumat (14/9), mengatakan, diperkirakan lebar candi itu mencapai 68 meter, tinggi 120 meter. (GAL)

•••

78 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

3 responses to “Temuan Fondasi Candi di Bukit Carang”

  1. Avatar ine

    saya tertarik membeca artikel ini. menurut saya penelitian harus dilanjutkan karena selain bisa melestarikan cagar budaya,ke depannya juga dapat meningkatkan taraf ekonomi penduduk di sekitarnya. Sehingga kepada pemda yg terkait mohon didukung dengan sarana dan prasarana.

    1. Avatar Diah
      Diah

      Thanks atensinya, Mba Ine.
      Sayang sampe skrg penelitian kami gak difollow up oleh pemda maupun pemprov.
      Waktu itu alasannya fokus alokasi dana APBD untuk penyelesaian kasus hilangnya benda2 cagar budaya di museum Solo.
      Tapi semakin ke sini tetep aja gak ada perhatian lagi.
      Saya pernah nanya ke PIC di Disparta, setelah pergantian pimpinan ternyata hasil riset kami cuma dijadikan arsip. Sayang sangat 🙁

      1. Avatar Singgih
        Singgih

        tapi ada 2 orang yang lagi kasmaran waktu penelitian itu…wkwkwkwkwkw

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca