infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Pekuburan Bangsawan Sriwijaya Terbengkalai

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Kota Palembang ternyata mempunyai banyak sekali situs budaya. Jumlahnya yang terdata hingga kini ada 61 situs. Namun masih banyak situs yang tidak terawat dan belum dimanfaatkan oleh pemerintah setempat. Padahal momen Visit Musi, situs bersejarah ini bisa dijadikan objek wisata.

“Dari 61 situs yang ada, 40 persennya tidak terawat. Situs-situs tersebut ada yang sudah dikelola oleh pemerintah tetapi sebagian ada juga yang dikelola oleh perorangan. Situs yang dikelola oleh pemerintah pun ada yang tidak terawat,” kata Aryandini Novita, Staf peneliti Balai Arkeologi Palembang kepada Sripo, Jumat (4/1).

Menurutnya seperti makam yang ada di Jl Ki Renggo Wirosantiko. Makam tersebut setelah diteliti merupakan makam salah satu keluarga Bangsawan Kesultanan Palembang. Bentuk dari susunan makamnya menyerupai bentuk makam di kawah tengkurep yaitu, komplek pemakaman Sultan Mahmud Badaruddin I, Mahmud Bahauddin dan Ahman Namuddin. Susunan makamnya yaitu makam suami diapit oleh makam istri dan penasihatnya. Jika dilihat dari bentuk kubah dan kijingnya pun hampir sama.

Kompleks pemakaman bangsawan Palembang ini tidak seperti yang ada di Jawa, terkumpul dalam satu tempat. Di Palembang, tempat pemakaman para bangsawan kerajaan Sriwijaya tersebut berada di beberapa tempat yang berbeda. Misalnya seperti makam bangsawan yang ada di Jl Kol Atmo Palembang di belakang Pos Polisi Cinde. Selain itu kompleks makam yang ada di Belakang Bioskop Ciniplex Cinde yang merupakan makam Pangeran Angling, satu kesatuan dengan Cinde Walang.

Di komplek pemakaman Cinde Walang ini dimakamkan Sultan Abdurrahman, permaisuri Sultan dan Imam Sultan Sayyid Mustafa Alaidrus. Di sekitar tiga makam tersebut juga terdapat makam-makam keluarga Kesultanan dan makam penyebar Agama Islam pada masa pemerintahan Sultan Abdurrahman yaitu Sayyid Abdulrahman Ibn Fuad. Sayangnya hampir semua makam-makam ini tak terawat.

Kompleks makam Kawah Tengkurep di Kelurahan 3 Ilir meskipun sudah dikelola oleh pemerintah, tetapi makam ini juga tak jauh beda. Rumput liar tumbuh dimana-mana dan beberapa tanaman tumbuh tidak teratur. Selain itu makam yang berjarak 100 meter dari Sungai Musi ini terlihat kotor dengan banyaknya sampah dan daun yang berserakan. Pintu pagar pun tidak dikunci, dibiarkan kapan saja orang bisa masuk. Cat pagarnya juga sudah kusam dan pos yang ada di bagian depan juga dijadikan sarang oleh laba-laba.

Mbak Vit –panggilan akrab Ariyandini Novita– mengharapkan pemerintah dapat memberikan perhatian sedikit dengan situs yang ada di Palembang. Selain karena momen Visit Musi, perawatan ini penting untuk menjaga peninggalan bersejarah yang dimiliki Sumsel.

“Kalau pemerintah kewalahan, bisa saja diserahkan kepada pihak swasta untuk pengelolaannya, tapi tetap dalam prosedur dan pengawasan pemerintah,” kata Vit seraya menambahkan seharusnya juga memberikan pengawasan terhadap situs-situs yang dimiliki perorangan. (cw6/SRIPO)

•••

660 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

4 responses to “Pekuburan Bangsawan Sriwijaya Terbengkalai”

  1. Avatar anandakemas

    Yang pertama, judul artikel diatas seharusnya tertulis Pekuburan Bangsawan Kesultanan Palembang Darussalam karena komplek-komplek makam yang disebutkan seluruhnya adalah makam dari para Bangsawan Kesultanan Palembang Darussalam.

    Kemudian makam yang terletak di Jl. Ki Ranggo wiro Sentiko disebut dengan nama Talang Keranggo.

    Memang makam di kawasan ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah kota Palembang. Selain terdapat makam Pangeran Mangkuningrat dan Pangeran Prabu Diratdjah, makam yang memiliki usia paling tua adalah makam dari Ki Ranggo Wiro Sentiko sendiri yang letaknya berada di bagian paling atas. Dari nama beliaulah komplek pemakaman ini berasal.

    1. Avatar adi sebrang ulu
      adi sebrang ulu

      thanks infonya…..

      kalo ulama sebrang ulu era 40an dimano nyarinyo cek??

      1. Avatar asri
        asri

        tlg diinformasikan kepada sanak jiron ahli waris makam yg ada di talang kerangga,bahwa terjadi pengrusakan di sana terhadap makam tersebut

  2. Avatar asri
    asri

    tlg diinformasikan kepada sanak jiron dan ahli waris makam yg ada di jalan talang kerangga bahwa maka-makam tersebut sdh dijadikan tempat tinggal khususnya yang ada di atas belakang kantor POM

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca