Berkaca dari maraknya penipuan via ATM dengan modus pelaku menempel nomor call center pada bilik dan mesin ATM, membuat pihak Bank BCA proaktif terhadap bilik-bilik ATM-nya. Begitu melakukan pemeriksaan dan mendapati adanya stiker nomor layanan Halo BCA palsu di mesin ATM, pihak BCA selaku korbannya langsung melaporkannya ke kepolisian. Kemarin (31/1), salah seorang karyawan Bank BCA, Try Yudianto (36), melapor ke Poltabes Palembang.
Mewakili perusahaannya yang sebagai korban, Try mengadukan temuan stiker nomor layanan emergency Halo BCA palsu yang tertempel di mesin ATM BCA di Kampus A STMIK IGM, Jl Jenderal Sudirman, IT I, Palembang, Jumat (30/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat melapor, Try membawa barang bukti (BB) lembaran stiker nomor layanan emergency Halo BCA palsu tersebut. Masing-masing bernomor 0711-4267988, 96-888, 0711-3266399, 0711-4372229, dan nomor lainnya. Padahal, nomor layanan emergency Halo BCA asli yang dikeluarkan pihak BCA, adalah 021-52999, dan 69888.
Kepada polisi, Try mengatakan bahwa pelaku telah sengaja memasang stiker nomor layanan emergency Halo BCA palsu tersebut untuk kepentingan pribadinya. Sehingga jika nasabah kartu ATM-nya tertelan, bakal menelpon nomor palsu yang dipasang pelaku berkode 0711 tersebut. Kemudian pelaku meminta nomor rekening dan PIN korban, dengan alasan untuk diblokir. Tapi nyatanya, uang nasabah tersebut dikuras pelaku.
Pengaduan Try ke Poltabes Palembang, diterima dengan laporan polisi bernomor LP/298-B/I/2009/Tabes, diterima Kepala SPK shift A, Ipda M Sabur SAg. ”Pengaduan kasus tersebut sudah kami terima dan masih dilakukan pendalaman untuk mencari pelaku yang memasangnya. Kepada masyarakat, kami imbau agar waspada jika kartu ATM-nya tertelan,” kata Kapoltabes Palembang Kombes Pol Lucky Hermawan, didampingi Kasat Reskrim Kompol Kritovo Arianto SIk. (sumeks)


















Tinggalkan Balasan