Sedikitnya 35 Bank anggota Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) berkomitmen untuk mengamankan anjungan tunai mandiri (ATM) bersama menjelang Idul Fitri 1428 H. Menurut Dirut Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumsel Asfan Fikri Sanaf yang juga Wakil Ketua BMPD, dengan jumlah transaksi nasabah meningkat pada saat H-7 nanti, tentu perbankan akan lebih meningkatkan sistem keamanan di sejumlah ATM. Seperti, kata dia, dengan melengkapi teknologi ATM melalui sistem TV yang dapat memantau ATM tersebut. Selain itu juga diharapkan setiap Bank menambah tenaga keamanannya. ”Kita tak ingin kejadian pembobolan ATM, seperti ATM BCA di Jalan Rajawali, Kampus MDP beberapa pekan lalu tidak terjadi lagi,” ungkapnya, JUmat (28/9).
Asfan menerangkan, komitmen tersebut merupakan bagian dari kinerja perbankan di Sumsel dalam memberikan pelayanan yang baik kepada sejumlah nasabahnya.Tidak hanya pada saat jelang Lebaran, tapi untuk pengaman para nasabah ke depan dalam melakukan transaksi. Dia memaparkan, hal ini juga merupakan salah satu imbauan dari Bank Indonesia agar seluruh perbankan yang beroperasi terus memberikan pelayan yang terbaik kepada nasabahnya, terutama pada sistem keamanan.
Sementara itu, Kakanwil II Bank Mandiri Palembang Djoko Warsito menambahkan, saat ini pihaknya sangat mendukung komitmen BMPD. Dia berharap, adanya kerja sama antarbank setidaknya bukan saja untuk mendukung masalah ATM saat ini, tapi untuk program lainnya. Dia menilai antisipasi ATM bukan saja pada saat jelang Lebaran, pada hari biasanya semua ATM perlu di awasi. Hal ini bukan saja untuk memberikan kenyamanan para nasabah, melainkan jaminan terhadap semua nasabah Bank Mandiri. ”Yang jelas, saat ini, pihaknya sudah memasang strategi khusus untuk mengamankan ATM yang ada di tempat-tempat strategis,” paparnya.
Namun, semua bank yang tergabung dalam BPPD tempat sulit untuk menjaga keamanan ATM masing-masing maupun ATM bersama, sehingga hal yang tidak diinginkan, bahkan pelayanan pelanggan tetap diutamakan. [irwan/sindo]


















Tinggalkan Balasan