Israel kembali menyerang negara berdaulat Palestina dengan sasaran utama Hamas pada Sabtu 27 Desember 2008 kemarin dengan menembakkan 30 misil dari udara. Saat penyerangan terjadi, Hamas sedang mengadakan upacara pelantikan taruna polisi yang telah lulus.
Karena serangan ini, sekitar 271 orang Palestina harus meregang nyawa, dan 700 lainnya luka-luka, sebagian besar rakyat sipil. Sementara di pihak Israel, ada satu orang tewas akibat serangan roket balasan yang dilancarkan militan Hamas dan beberapa orang lainnya terluka.
Pihak Hamas sendiri menegaskan tak akan pernah menyerah dan mengisyaratkan bahwa penyerangan Israel akan sia-sia tanpa hasil.
“Kami tak akan meninggalkan tanah air kami. Kami tak akan mengibarkan bendera putih dan tak akan berlutut kecuali pada Tuhan,” ujar pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh seperti dilansir dari Reuters, Minggu (28/12/2008) yang dikutip dari detikNews.
Sementara data resmi yang dikeluarkan Palestinya menyatakan korban tewas serangan Israel mencapai 225orang, dan korban luka mencapai 700 orang.

Haniyeh (Foto: peopledaily.com)
Tindakan Israel ini dibela sekutu dekatnya, Amerika Serikat (AS), yang menyalahkan Hamas karena merusak gencatan senjata.
Sikap AS ini dinyatakan Presiden AS George W Bush dalam liburannya di ranch miliknya di Texas, melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice. Setelah bertemu dengan Bush, Rice mengatakan adalah salah Hamas yang meningkatkan ketegangan di wilayah Gaza.

Mayat polisi Hamas bergeletakan [detiknews]
Israel mengatakan serangan ini tidak akan berlangsung singkat dan membutuhkan waktu. Di satu sisi, Hamas sudah bertekad tidak akan menyerah dan mundur sejengkal pun mempertahankan tanah airnya.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon mengecam aksi penyerangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Dia menyerukan kekerasan di Jalur Gaza harus dihentikan.
Dalam situs PBB, Ban mengecam Israel yang dinilainya, “Menggunakan kekuatan berlebihan untuk membunuh dan melukai orang-orang sipil”. Untuk upaya menghentikan kekerasan di Jalur Gaza ini, Ban telah mengontak para pemimpin negara regional maupun internasional, termasuk kelompok kuartet, Amerika Serikat (AS), PBB, Uni Eropa, dan Rusia.
Dalam perlawanannya, militer Palestina juga terus menembakkan roket melewati perbatasan, termasuk salah satunya mendarat di wilayah sekitar 30 km (18 mil) di wilayah selatan Israel. Namun, tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Puluhan kendaraan berlapis baja milik Israel berjejer di sepanjang perbatasan Gaza untuk mencegah kemungkinan terjadinya invasi darat dan Dewan Keamanan PBB yang disebut-sebut pada Minggu dini hari akan melakukan penghentian kekerasan.
Namun militer Israel mengatakan Israel menyerang tidak bertujuan untuk merebut kembali Jalur Gaza atau merusak wilayah kekuasaan Hamas.***detikNews
[Foto News] Aksi Kekejaman Israel di Palestina








![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan