Sebanyak 43 desa di Kabupaten Banyuasin mendapat bantuan dana dari Pemprov Sumsel, termasuk alat-alat pertanian, makanan tambahan bagi bayi di bawah lima tahun, bantuan untuk masjid, serta obat pencegah flu burung.
Bantuan mulai dikucurkan dari Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin, Jumat (4/4). Di rumah Kades Enggal Rejo Kecamatan Air Saleh ini, Gubernur Sumsel Ir H Syahrial Oesman, MM menyerahkan bantuan dana pembangunan desa kepada 11 kepala desa, 11 ketua BPD, 11 ketua PKK, 11 ketua Karang Taruna, dan 11 kader Posyandu dengan total Rp 137,5 juta.
Selanjutnya diserahkan bantuan 100 paket sunatan massal, 300 paket makanan tambahan buat balita, bantuan dana masjid Rp 10 juta, bantuan 4 unit hand sprayer dan 1 unit mist blower, serta bantuan 10 liter desinfektan flu burung dan 10.000 dosis vaksin flu burung.
Setelah shalat Jumat, Syahrial Oesman didampingi Wakil Bupati Banyuasin Rachman Saleh, menuju Kecamatan Markati Jaya. Hal yang sama dilakukan Syahrial terhadap 12 kepala desa, 1 lurah, 13 ketua BPD, PKK, Karang Taruna, dan kader Posyandu setempat.
Sebelum acara itu, Syahrial melantik DPC Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Bantuan ini merupakan bantuan rutin, yang merupakan program Pemprov Sumsel,” kata Syahrial.
Syahrial Oesman pada Jumat (4/4) malam menginap di rumah Arifin, warga Markati Jaya. Selanjutnya pada Sabtu (5/4) pagi ini, Syahrial akan memberikan bantuan yang sama kepada 20 desa di Kecamatan Muara Telang.
Sebagai informasi, Pemprov Sumsel merupakan pelopor bantuan dana pembangunan desa di Indonesia. Program ini dijalankan Syahrial Oesman sejak menjabat Gubernur Sumsel pada Tahun 2003 lalu. Sebelumnya, sebagai Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Syahrial Oesman melakukan hal yang sama.
Sementara desa-desa yang diberi bantuan oleh Syahrial Oesman di Banyuasin itu merupakan desa yang warganya relatif miskin. Pertanian mengandalkan lahan gambut, membuat hasil pertanian tidak begitu baik. Wilayah ini juga menjadi kosentrasi perbaikan ekonomi yang dilakukan organisasi Uni Eropa. (rel/SRIPO)


















Tinggalkan Balasan ke DinaBatalkan balasan