Menteri Negara Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Freddy Numberi menyatakan, pemerintah pusat berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir.
“Bangsa ini belum berorientasi memanfaatkan kekayaan sumber daya alam (SDA) laut dan sungai.Padahal kekayaan di laut dan sungai sangat melimpah. Untuk itu, Masyarakat Agrobisnis Indonesia (MAI) Sumsel dapat mengembangkan kekayaan itu, dengan memperhatikan aspek lingkungan sekitar,”ujarnya,saat menghadiri Semarak Agropolitan 2008 di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu kemarin.
Freddy menjelaskan, peran aktif pemerintah daerah diperlukan untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Dia menegaskan,pemerintah pusat sangat memerhatikan kesejahteraan masyarakat yang berada di sekitar pesisir laut dan sungai. “Saya minta para gubernur dan bupati/wali kota se-Sumsel bekerja keras mewujudkan petani yang maju, mandiri dan sejahtera di kawasan pesisir,” tegasnya.
Selanjutnya, MAI diharapkan terus membangun kemitraan antara petani perikanan, masyarakat dan pemerintah. Dia berharap, anggota MAI menjadi pelaku ekonomi dan menjadi contoh bagi pelaku ekonomi lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya di Pulokerto, Palembang.
Menteri menegaskan,permasalahan pengembangan masyarakat pesisir biasanya terjadi ketika pucuk kepemimpinan daerah berganti sehingga program yang telah dibuat berubah. Seharusnya, kata dia,pemerintah yang baru konsisten meneruskan program yang telah berjalan,terutama pengembangan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Freddy menambahkan, khusus wilayah Sumsel,pemerintah pusat telah mengucurkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBD) tahun 2008 sebesar Rp100 miliar per tahun. Di mana dana itu terus meningkat setiap tahunnya.
“Pemerintah pusat kucurkan dana sesuai permintaan masyarakat,dan seluruh pengelolaan diserahkan langsung oleh pemerintah daerah setempat,” ungkap Freddy.
Wakil Wali Kota Palembang Tolha Hasan mengatakan, Pemkot Palembang terus mengembangkan kawasan Agropolitan Pulokerto menjadi kawasan maju dengan melakukan pembangunan sarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Tujuan utama pengembangan kawasan Agropolitan Pulokerto menjadi kawasan agrowisata, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan Pemkot terus dukung pengembangan kawasan itu dengan mendapatkan bantuan dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kota setiap tahunnya,” ujarnya.
Ketua MAI Sumsel Sarjan Taher menjelaskan, MAI memfasilitasi masyarakat pesisir dapat menikmati kehidupan seperti masyarakat di perkotaan. “Caranya MAI menghidupkan kios-kios kecil yang ada di sekitar masyarakat pesisir,”ujarnya. (hengky chandra agoes/SINDO)


















Tinggalkan Balasan