Thailand berencana memperluas investasi pengolahan karet di Sumsel. Saat ini, Thailand menggandeng investor dalam negeri dengan menanam investasi di PT Sri Trang Lingga di Kecamatan Kertapati.
Dubes Besar Thailand untuk Indonesia Ahrasid Amatayakul saat berkunjung ke Palembang mengatakan, terus menjajaki kerja sama dengan Indonesia. Misalnya, berinvestasi di Sumsel dengan mendalami potensi yang dimiliki industri pengolahan karet dan pabrik sawit. “Tidak menutup kemungkinan melakukan kerja sama di bidang lain, misalnya pariwisata dan perdagangan,” katanya Selasa (4/3) kemarin.
Dia menuturkan, kerja sama dengan Sumsel akan terus ditingkatkan. Potensi lahan karet yang dimiliki Sumsel sangat luas bila dibandingkan denganThailand. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel Syamuil Chatib menerangkan, Sumsel memiliki 23 pabrik karet yang tersebar di Kota Palembang, maupun di sejumlah daerah, sehingga menjadikan Sumsel penghasil karet terbesar di Indonesia.
“Kita masih butuhkan perluasan pabrik pengolahan karet,” katanya. Namun, dia menjelaskan, kualitas karet masih menjadi problema di Sumsel.
Permasalahannya karet yang dihasilkan petani ada yang tercemar vulkanisir rubber. Karena itu, dia menyarankan agar kualitas karet terus ditingkatkan dengan gerakan karet bersih.
Selain itu, menurut dia, produksi karet khususnya yang berasal dari pembibitan unggul karet yang ada di Sumsel terus dikembangkan sehingga menghasilkan 1.000Kg per hektare, berbeda dengan bibit yang diperoleh dari provinsi lain yang hanya 800 Kg per hektare. Pembibitan karet, jelas dia, diperoleh dari Balai Pengujian dan Penanganan Mutu Benih (BP2MB) sehingga bibit yang ditanam dapat dijamin kualitasnya.
“Kita juga ada program pengembangan swadaya murni untuk pengembangan penangkaran benih. Bibit yang ada bisa dibeli secara terjangkau oleh petani karena berada di wilayah petani. Petani sendiri bisa melakukan pembibitan. Kita akan kawal petani tersebut baik dari kemampuan maupun teknologi,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, Thailand telah menunjukkan ketertarikan dalam pengembangan pabrik karet. Namun, kedatangan Dubes Thailand juga mengajak calon investor untuk melihat potensi yang ada. “Kita senang mereka membawa investor lain, kita harapkan juga dapat berinvestasi di bidang lain,” katanya. (siera syailendra/SINDO)


















Tinggalkan Balasan