Lebih dari 100 warga yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, ulama, dan mahasiswa melakukan longmarch, Kamis (24/1) dari Monpera ke Kantor DPRD Sumsel. Longmarch dilakukan untuk memrotes rencana grand final Miss Indonesia yang semula akan digelar di Palembang untuk menunjang program Visit Musi 2008. Iring-iringan massa dikawal 2 SSK Dalmas Poltabes Palembang.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Ir H Syahrial Oesman menegaskan dirinya telah membatalkan grand final pemilihan Miss Indonesia. Even yang direncanakan diadakan di Palembang untuk menunjang Visit Musi 2008, sempat mengundang pro-kontra.
“Rencana itu sudah saya batalkan, alasanya dirasa tidak pas saja untuk digelar di Palembang,” kata Syahrial, Selasa (22/1).
Menurut Syahrial, ia telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Ir H Rahman Zeth. Sehingga anggaran yang telah disiapkan untuk acara tersebut bisa dialihkan ke pos yang lain. Diantaranya pos dana bantuan.
Grand final Miss Indonesia sempat menuai kritik dan protes berbagai elemen masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel menolak rencana tersebut serta mengingatkan Dinas Pariwisata untuk mencoret acara tersebut dan mengalihkannya ke Provinsi Bali. (SRIPO/infokito)




















Tinggalkan Balasan ke LABatalkan balasan