infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Palembang Batal Menyelenggarakan Pemilihan Miss Indonesia 2008

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Gubernur Sumsel Ir H Syahrial Oesman menegaskan dirinya telah membatalkan grand final pemilihan Miss Indonesia. Even yang direncanakan diadakan di Palembang untuk menunjang Visit Musi 2008, sempat mengundang pro-kontra.

“Rencana itu sudah saya batalkan, alasanya dirasa tidak pas saja untuk digelar di Palembang,” kata Syahrial, Selasa (22/1).

Menurut Syahrial, ia telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Ir H Rahman Zeth. Sehingga anggaran yang telah disiapkan untuk acara tersebut bisa dialihkan ke pos yang lain. Diantaranya pos dana bantuan.

Grand final Miss Indonesia sempat menuai kritik dan protes berbagai elemen masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel menolak rencana tersebut serta mengingatkan Dinas Pariwisata untuk mencoret acara tersebut dan mengalihkannya ke Provinsi Bali.

Hal itu dikatakan Ketua MUI Sumsel, Drs KH Sodikun kepada wartawan, Selasa (22/1). Menurutnya, dalam sejarah peradaban manusia di dunia mencatat, setiap terjadinya kemaksiatan maka bencana menimpa negeri tersebut. Untuk itu, aksi penolakan MUI Sumsel merupakan rasa cinta ulama terhadap daerahnya sekaligus menyelamatkan generasi muda yang akan datang.

“Penolakan ini jangan diartikan ulama benci atau tidak suka terhadap pemerintahnya. Kerena ulama sayang dan cinta, makanya grand final Miss Indonesia kita tolak,” katanya.

Sumsel khususnya Palembang terkenal dengan kota Darussalam sehingga hal-hal yang akan merusak citra “Darussalam” harus diselamatkan dan dijaga. Selain itu, Sodikun juga berharap agar Dinas Pariwisata untuk mencoret agenda Grand Final Miss Indonesia 2008 dari rangkaian acara di Visit Musi 2008.

“Masih banyak cara dan peluang untuk mendatangkan tamu ke Palembang. Miss Indonesia, bukan satu-satu cara,” katanya.

Ditanya kemungkinan Panitia Visit Musi 2008 tetap menggelar acara tersebut, Sodikun didamping pengurus MUI Sumsel lainnya mengatakan, “Jika masih nekat juga, silahkan saja. Siap-siap saja menerima azab atau bencana. Ulama sudah menolak dan menyarankan,” katanya.

Beberapa ulama juga mengingatkan pemerintah agar koreksi dan tetap intropeksi terhadap penilaian nasib bangsa yang saat ini mendapat gelar nomor dua di dunia setelah Rusia dalam pornoaksi dan pornografi.

“Kalau memang Indonesia nomor dua di dunia soal pornoaksi dan pornografi, kalau bisa Sumsel jangan. Biarkan daerah-daerah lain saja. Grand Final Miss Indonesia, silahkan pindakan ke Bali saja,” kata Sodikun.

Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Ir H RA Rachman Zeth, MSi ketika dihubungi mengatakan, pemerintah hanya mengusulkan penyelenggaraan Miss Indonesia di Palembang dalam rangka Visit Musi 2008. Rencana tersebut bisa saja dibatalkan dengan sendirinya jika reaksi masyarakat tetap menolak.

“Sebenarnya, kita rugi kalau momentum itu tidak jadi di Palembang karena akan banyak tamu yang datang. Tapi untuk apa dikomentari, kalau acaranya batal,” katanya.

Sementara itu, gabungan ormas Islam dan mahasiswa yang menamakan dirinya Masyarakat Sumatera Selatan Anti Sepilis (MASSIP) menolak perhelatan ajang Miss Indonesia di Palembang Juni mendatang. MASSIP berencana menyampaikan aspirasinya itu ke Kantor Gubernur dan DPRD Sumsel longmarch dari Monpera, Kamis (24/1).(cw5/sin/ahf/SRIPO)

31 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

4 responses to “Palembang Batal Menyelenggarakan Pemilihan Miss Indonesia 2008”

  1. Avatar leelly
    leelly

    La iya lah.. buat apa tamu banyak datang tapi semua membawa kemaksiatan…. masih banyak cara-cara lain lebih baik dalam menjaring dan mendatangkan tamu-tamu luar untuk datang ke palembang. tidak harus penyelenggaraan Miss Indonesia yang menghabiskan dana triliunan namun belum jelasa hasilnya untuk masyarakat palembang sendiri. ya lebih bagus lagi jika memang ada budget untk penyelenggaraan event miss indonesia itu dananya dialihkan buat kepentingan masyarakat palembang bukan buat menghamburkan APBD Palembang dengan menyokokng kemaksiatan.

  2. Avatar sriwijayafc1
    sriwijayafc1

    gue setuju buanget lomba kyk gitu tidak diPlembang.
    mangcek pengelola situs wong kito.
    aku mau usul.kenapo info kito ini dak katek berita tentang sriwijaya fc.Itu kan punyo kito jugo.
    klo bisa ditambahi mangcek.
    trus aku titip site aku diblogroll infokito ye..mokasih
    http://sriwijayafc1.wordpress.com

    dari SFC1

  3. Avatar Nani
    Nani

    Palembang TOP BANGET

    Semoga Alloh senantiasa memberkahi hamba2Nya yang senantiasa berusaha utk menolak kemungkaran, aamiin

  4. Avatar Pempek
    Pempek

    Alhamdulillah, walaupun aku orang baturaja, tapi palembang adalah kota ku juga..aku sangat setuju dengan pembatalan tersebut, kalau ulama sudah berkata dengarkanlah wahai para manusia..kalu bisa yang goyang2 erotis atau apalah dan yang sejenisnya benar2 dilarang juga..oke…semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk bagi rakyat sumatera selatan dimanapun berada Amin.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca