Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menjanjikan untuk memberikan pelayanan telekomunikasi di atas pesawat. Tahun 2010 mendatang, para penumpang dapat bertelepon ria di atas pesawat dalam penerbangan ke tujuan.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Operasi Garuda Ari Sapari usai penandatanganan kerjasama telekomunikasi dengan PT Excelcomindo Pratama di Jakarta, Kamis (11/9). “Diharapkan bulan Mei 2010 nanti, akan datang 10 unit pesawat Boeing 777 Series. Pesawat ini dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan penumpang bisa berkomunikasi di atas pesawat,” kata Ari.
Dijelaskan, sebenarnya beberapa pesawat yang digunakan Garuda sudah bisa dipasangi instalasi telekomunkasi yang memungkinkan penumpang bisa menelepon melalui pesawat selular mereka. Pesawat-pesawat tersebut antara lain Boeing 747 Series dan Airbus 330. Namun untuk memasangnya, kata Ari, Garuda sedang menunggu revisi regulasi yang ada saat ini.
Aturan yang ada saat ini, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan handphone mereka berkomunikasi di atas pesawat, karena akan mengganggu sinyal radio yang biasa digunbakan untuk memandu navigasi penerbangan. “Di RUU Penerbangan juga ada aturannya, Tapi itu tentu bisa direvisi apabila sudah ada teknologi yang memungkinkan. Kita menunggu revisi dulu karena butuh investasi yang tidak sedikit,” tandas nAri tanpa merinci berapa nilai investasi pemasalnag instalasi komuniasi tersebut.
Di luar negeri, juga telah ada abeberapa maskapai yang memperbolehkan para penumpangnya bertelepon ria di atas pesawat. Maskapai-maskapai itu antara lain Emirates dan Singapore Airlines. Menurut Ari, maskapai tersebut memperbolehkan penumpangnya menggunakan handphone, karena telah ada aturan di negara bersangkutan yang memperbolehkannya.
Dia juga menjelaskan, bila aturan memperbolehkan penggunaan alat komunikasi secepatnya, maka pemasangan instalasi juga bisa dilakukan secepatnya. “Kalau ada aturannya, tahun depan juga kita sudah bisa berteleponan di atas pesawat,” ujar Ari.
Ditandaskannya, saat ini Garuda telah mengoperasikan sebanyak 51 pesawat, hingga 2009 amendatang diperkirakan pesawat akan bertanmbah menjadai 73 armada. Sebagian besar apesawat, nantinya akan dipasangi instalasi komunikasi bagi para penumpangnya. (Persda Network/Hendra Gunawan)


















Tinggalkan Balasan