Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim (ME) mengalokasikan dana sebesar Rp122,5 miliar untuk pembangunan peningkatan ruas jalan. Proyek jalan tersebut untuk memudahkan transportasi yang secara langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Pembangunan jalan dilakukan untuk menunjang perekonomian masyarakat. Sebab, keberadaan jalan menjadi urat nadi transportasi darat,” kata Bupati Muara Enim Kalamudin. Pembangunan jalan itu sudah disetujui DPRD Kabupaten Muara Enim dengan menggunakan anggaran tahun jamak.
Proyek jalan tersebut meliputi dua ruas jalan, yakni ruas Jalan I meliputi Simpang Kepur Rumah Tumbuh- Muara Harapan–Simpang Jalan Negara Panang Jaya, Desa Penanggiran sepanjang 30 kilometer dengan dana sebesar Rp45 miliar dan ruas Jalan II meliputi Simpang Patra Tani-Gedung Buruk-Harapan Mulia sepanjang 27 kilometer dengan anggaran sebesar Rp77,5 miliar.
”Pelaksanaan pembangunan peningkatan ruas jalan tersebut akan dilaksanakan dan dibiayai selama tiga tahun anggaran, yakni APBD 2008, 2009, dan 2010,” kata Bupati.
Rinciannya, ujar Bupati, untuk ruas Jalan I pada tahun anggaran 2008 dialokasikan dana melalui APBD sebesar Rp5 miliar, tahun 2009 dialokasikan dana sebesar Rp20 miliar, dan tahun anggaran 2010 dialokasikan dana sebesar Rp20 miliar. ”Total keseluruhan alokasi dana yang dibutuhkan selama tiga tahun anggaran untuk peningkatan ruas jalan tersebut mencapai Rp45 miliar,” sebutnya.
Pemkab Muara Enim juga melakukan pembangunan peningkatan ruas Jalan II yang pekerjaan dan pembiayaannya dianggarkan selama tiga tahun APBD 2008, 2009, dan 2010 sebesar Rp77,5 miliar. Rinciannya, APBD Perubahan dengan dana sebesar Rp15,5 miliar, pada tahun 2009 APBD Induk dialokasikan dana Rp30 miliar, dan pada tahun anggaran tahun 2010 dialokasikan dana sebesar Rp32 miliar.
Proyek infrastruktur ruas jalan yang dilakukan Pemkab Muara Enim itu, kata Bupati, dilakukan untuk membuka daerah-daerah pelosok yang terisolir sehingga menggerakkan kegiatan perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan rakyat. Sebelumnya, Pemkab Muara Enim juga mengalokasikan dana melalui proyek multiyears, yakni anggaran biaya tambahan (ABT) tahun 2007 dan APBD tahun 2008 dengan total dana mencapai Rp19,8 miliar untuk jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Kurung, Betung, Purun, dan Air Itam, Kec Abab, Kabupaten Muara Enim, sepanjang 25 kilometer.
Ketua Komisi IV DPRD Muara Enim Drs Soemarjono mengatakan, proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang dilakukan Pemkab Muara Enim didukung kalangan Dewan. ”Sebab, pembangunan jalan tersebut bertujuan untuk memudahkan transportasi yang menunjang perekonomian rakyat,” katanya. (hengky chandra agoes/sindo)


















Tinggalkan Balasan