Mayoritas Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Musirawas, Sumsel yang berjumlah 298 merupakan kalangan petani kebun, Kandepag Musirawas Drs H Sutan Syahrir Hafidin, saat ditemui Senin.
Sampai dengan 5 November 2007, CJH yang mendaftar ke Kantor Departemen Agama (Depag) Musirawas tercatat sebanyak 604 orang, dan yang telah menyelesaikan iurannya 307 orang, mereka akan berangkat pada tahun ini.
Namun dari 307 orang yang telah melunasi biaya haji, sebanyak sebanyak orang tidak dapat berangkat lantaran lima orang meninggal dunia dan empat orang tertunda dengan alasan pribadi.
“Jadi Calhaj asal Musirawas yang berangkat hanya 298 orang,” katanya.
Ke-298 Calhaj asal Musirawas tersebut terdiri 128 jemaah laki-laki dan 170 jemaah perempuan, umumnya kalangan ini berasal dari masyarakat yang berprofesi sebagai petani kebun dari 21 kecamatan yang ada di daerah ini, sisanya PNS dan profesi lainnya.
Jemaah asal daerah ini rencananya akan dilepas keberangkatnya ke tanah suci Makkah oleh Bupati Drs H Ridwan Mukti pada 8 Desember melalui embarkasi Palembang, Sumsel yang tergabung dalam Kloter 21.
Rencananya jemaah asal Musirawas akan diberangkatkan dari Palembang pada 10 Desember menuju Makkah.
“Insya Allah kalau tidak ada halangan mereka akan berangkat ke Makkah dari Palembang pada 10 Desember saat ini dari 298 Calhaj tersebut tidak ada masalah, baik dengan kesehatan maupun administrasinya,? tambah Sutan.
Jemaah termuda asal Musirawas atas nama fahmi Zuriyansyah SH (21) dan jemaah tertua atas nama Janun (87). Untuk menghadapi ibadah haji, pihak Depag selama ini sudah memberikan latihan seperti manasik baik teori maupun praktek mengenai penyelenggaraan haji.
Kepada para Calhaj itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin termasuk pemberian vaksin managiminitis, tambahnya. antara/abi










![[Haji 2026] Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-17651238078967579517144181915436.jpg)









Tinggalkan Balasan