Sangat disayangkan, jika benda-benda bersejarah peninggalan purbakala yang berusia ratusan atau bahan ribuan tahun tidak mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah. Seperti terjadi pada ribuan megalit yang tersebar di Kab Lahat.
Sejauh ini, Pemerintah Daerah Kab Lahat, dalam hal ini Dinas Informasi, Komunikasi, Seni, Pariwisata, dan Budaya (Infokomseniparbud), lebih mengambil sikap apatis terhadap perawatan ribuan megalit tesebut. Sikap ini timbul atas kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak sepenuh hati memberikan kewenangan penuh terhadap perawatan benda bersejarah yang berusia lebih dari 4.000 tahun, yang diperkirakan peninggalan dari kebudayaan Dongson, Kamboja.
Selama ini, perawatan megalit tersebut kewenangannya langsung ditangani oleh Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata, Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) yang berada di Provinsi Jambi.
Benda bersejarah yang mencerminkan seni dan budaya masyarakat lampau yang bernilai sangat tinggi berupa arca, kubur batu (nisan), menhir (batu tiang), batu berlubang (rumah batu), dolmen (meja batu), itu tersebar di hampir di seluruh dataran tinggi Pasma, meliputi Kab Lahat, Kab Empat Lawang, dan Kota Pagaralam.
Daerah-daerah yang di antaranya sudah terdapat kompleksitas megalit adalah Desa Tinggi Hari, Pulau Pinang, Kota Agung, Merapi, Jarai, Fajar Bulan, Mulak Ulu, Pagar Gunung, Tanjung Sakti, Pendopo, Muara Pinang, Ulu Musi, Tegur Wangi, Tanjung Aro, Talang Tinggi, dan Belumai.
“Kita pernah beberapa kali mengajukan surat berupa usul kepada pemerintah pusat, dalam hal ini BP3 yang ada di Jambi. Intinya meminta kepada pihak pusat untuk memperjelas status peninggalan cagar budaya, dalam hal ini megalit di Kab Lahat. Tapi, belum pernah ada jawaban. Jadi kita pun sepertinya bersikap apatis terhadap perawatan megalit ini,” kata Kepala Subdinas Seni Budaya Kab Lahat Safran, didampingi Kepala Seksi Pesona Sejarah dan Budaya Sulha Dali dan seorang stafnya Irfan Witarto, seperti dilansir harian sindo.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Kusaimi Yatip didampingi Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata Supratman juga membenarkan kalau selama ini perawatan megalit yang tersebar di dataran tinggi Pasma, khususnya yang ada di Kota Pagaralam, dilakukan oleh BP3 yang ada di Jambi.
Namun begitu, pihaknya tetap saja bertanggung jawab atas kelestarian megalit yang ada di Kota Pagaralam. “Memang sebaiknya perawatan megalit ini diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah setempat,” katanya. (hendri irawan/sindo/infokito)
Berikut beberapa Megalit bersejarah yang juga merupakan objek wisata di Kabupaten Lahat [sumber www.lahatkab.go.id]

Megalit Tinggi Hari merupakan Megalit yang sering dikunjungi oleh wisatawan, karena bentuknya yang sangat unik. Megalit Tinggi Hari terletak di Desa Tinggi Hari Kecamatan Pulau Pinang, 18 km Kota Lahat

Batu Tiang Enam ini terletak di Desa Pajar Bulan Kecamatan Tanjung Sakti, 104 km dari Kota Lahat

Batu macan yang terdapat di Kecamatan Pulau Pinang, Desa Pagar Alam Pagun ini sudah ada sejak jaman Majapahit pada abad 14. Batu macan ini merupakan simbol sebagai penjaga (terhadap perzinahan dan pertumpahan darah) dari 4 daerah, yaitu : Pagar Gunung, Gumai Ulu, Gumai Lembah, dan Gumai Talang [more]

Lokasi wisata Rumah Batu terletak sekitar 80 km dari kota Lahat, tepatnya di desa Kota Raya Lembak Kecamatan Pajar Bulan. Rumah Batu ini merupakan salah satu benda megalitik yang pada dindingnya terdapat lukisan kuno berupa makhluk-makhluk aneh

Di Kota Raya Lembak Kecamatan Jarai 72 Km dari kota Lahat ditemukan megalith berupa Rumah Batu yang didalamnya terdapat lukisan kuno dan menyimpan sejuta misteri. Lukisan dinding rumah batu tersebut sepintas menyerupai burung hantu kadang seperti wajah misterius. Menurut Prof. Dr. M. Yamin bahwa warna bendera merah putih Indonesia diambil dari warna lukisan yang terdapat di dinding rumah batu tersebut









![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Uban dan Semir Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2025/12/wp-1765125866195614023860891978010.jpg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Cara Bersisir Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2026/08/be6149a6-8ba4-4cc1-980b-d9d2c0148971_169.jpeg)
![[Asy Syamailul Muhammadiyyah] Rambut Rasulullah SAW](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2022/12/wp-1670064751787.jpg)








Tinggalkan Balasan