infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Sosialisasi RAPBD OKU

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kab OKU tahun 2008 direncanakan Rp559 miliar. Meningkat Rp4 miliar dari APBD sebelumnya. Alokasi belanja tertinggi dalam RAPBD tersebut masih didominasi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Bina Marga senilai Rp220 miliar. Disusul Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Pertanian.”Semuanya kita bagi rata. Pembangunan dilakukan di semua kecamatan. Seperti jalan akan kita aspal hot mix dan cor beton,” ungkap Bupati OKU Eddy Yusuf di hadapan ratusan kepala desa dan camat se-Kab OKU saat sosialisasi RAPBD OKU di ruang Abdi Praja, Pemkab OKU, Kamis (8/11) kemarin.

Bupati Eddy Yusuf juga berjanji akan membuka serta memperlebar jalan di sejumlah titik, seperti jalan Desa Batanghari– Traktat–Merbau, jalan SP1–SP2 Kec Lubuk Batang, cor beton rangka besi Desa Kurup– Batukuning, jalan simpang Diknas OKU–Kemiling, pelebaran jalan KI Ratu Penghulu, jalan Gunung Meraksa– Karta Mulya, serta pelebaran Jalan Lintas Sumatera, mulai simpang Umbara–Batu Kuning.

Selain itu, dia juga bakal membangun dua jembatan rangka baja lagi di Desa Kedaton dan Kepahyang di Kec Peninjauan. ”Jalan menuju lokasi wisata air panas Gemuhak di Ulu Ogan juga mulai dibangun. Sebab, di sana akan kita bangun lokasi hotspring resort,” kata Eddy. Meski RAPBD OKU dapat dikatakan tidak terlalu besar, namun dia optimis Kab OKU mampu bersaing dengan daerah lain di Provinsi Sumsel. Hal itu hanya dapat dicapai dengan pengalokasian anggaran yang tepat, mantap, efektif, dan terarah.

Seperti dua tahun sebelumnya, tahun ini pihaknya tetap memberlakukan komposisi APBD 70% untuk pembangunan dan 30% untuk belanja rutin pegawai. ”Kab OKU tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, dengan dana minim, kita tunjukkan kalau kita mampu,” tegasnya.

Soal kenaikan APBD yang tidak terlalu signifikan, menurut Eddy, hal itu disebabkan penetapan lokasi enam sumur bor di perbatasan Muara Enim– Kab OKU belum diputuskan. Kelebihan Rp4 miliar dalam RAPBD OKU 2008 lebih disebabkan adanya kenaikan gaji dan uang makan bagi pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab OKU. Sementara, Sekda OKU Syamsir Djalib menjelaskan, sosialisasi RAPBD merupakan tindak lanjut Permendagri No 13/2006. Sebab, di dalam salah satu ayatnya disebutkan bahwa sebelum disahkan, RAPBD terlebih dahulu harus disosialisasikan ke masyarakat.

”Yang paling tepat, RAPBD kita sosialisasikan kepada para kades, lurah, dan camat. Baru setelah itu ke masyarakat luas agar semua orang bisa tahu program pemerintah,” jelas Syamsir. Sosialisasi RAPBD OKU tahun 2008 dihadiri hampir keseluruhan kades, lurah, dan camat di Kab OKU. Mereka antusias mendengar penjelasan Bupati OKU mengenai program apa saja yang akan dilakukan tahun anggaran mendatang. (CR-07/sindo)

•••

26 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca