infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Obat Antivirus Flu Burung akan Expired Desember 2008

Indeks • Download • Galeri • Promosi • Pranala • Cari

Stok obat antivius flu burung yang akan expired ( kadaluwarsa ) pada Desember 2008 sebanyak 7,8 juta kapsul bukan dosis ( 1 dosis = 10 kapsul) senilai Rp 86,6 milyar.

Penentuan kadaluwarsa ditentukan berdasarkan penelitian stabilitas obat. Dari penelitian, diketahui obat flu burung (oseltamivir) hanya bisa bertahan paling lama dua tahun. Artinya dalam dua tahun itu, obat memiliki keefektifan, keamanan serta mutu yang baik untuk efek terapi ( pengobatan ).

Hal itu disampaikan Dra. Kustantinah, Apt, M.Apt.Sc, Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Depkes kepada beberapa media sehubungan pemberitaan media massa yang menyatakan jutaan dosis obat flu burung senilai Rp 200 milyar kadaluwarsa.

Dra. Kustantinah menambahkan, untuk mengatasi ancaman flu burung di Indonesia, pada tahun 2006 Departemen Kesehatan menyediakan obat sebanyak 16,3 juta kapsul. Obat ini memang sangat diperlukan untuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman pandemi influenza.

Sesuai Rencana Strategi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza 2006-2008, terdapat kegiatan penyediaan obat antivirus manusia sejumlah 0,5-1% dari jumlah penduduk Indonesia yaitu 1,2 – 2,4 juta penduduk diperlukan 12 – 24 juta kapsul.

Namun, sesuai APBN Depkes pada tahun 2006, hanya mampu mengadakan 16,3 juta kapsul flu burung dari 24 juta kapsul seperti yang tercantum dalam Renstranas Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza.

Obat tersebut selain untuk stockpiling di Depkes dan Provinsi, juga didistribusikan ke Dinas Kesehatan, RS Rujukan flu burung, RSUD Kabupaten/Kota, RS Swasta yang pernah merawat kasus flu burung dan Puskesmas seluruh Indonesia.

Dalam kaitan evaluasi selama 2 tahun ini, jumlah pemakaian itu relatif sedikit yakni 8,1 juta kapsul. Artinya sebagian besar obat flu burung masih tersisa. Ini berarti program pengendalian flu burung berhasil, tidak terjadi outbreak , ujar Dra. Kustantinah.

” Memang ada 7,8 juta kapsul yang akan expired Desember 2008. Ini bukan pemborosan, tetapi untuk melindungi masyarakat ”, ujarnya.

Nanti, pada tahun 2009 Depkes akan menyediakan obat flu burung sebanyak 3 juta kapsul dengan anggaran Rp 32 milyar. Ini adalah untuk stockpiling, kalau terjadi ancaman penyakit, kita sudah mempunyai obatnya. Kalau penyakitnya tidak muncul, obatnya tidak terpakai. Karena tujuan kita adalah melindungi kesehatan masyarakat. Hal ini sesuai dengan kebijakan obat nasional yaitu obat itu harus tersedia pada saat dibutuhkan sesuai jumlah dan jenis yang cukup, kata Dra. Kustantinah.

•••

87 hit

harga emas • world monitor • almanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137782


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp232.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect