infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Petani Keramba di Kecamatan Rantau Bayur Butuh Suntikan Dana

Indeks • Download • Galeri • Promosi • Pranala • Cari

Petani keramba sepanjang Sungai Musi di Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, mendesak pemerintah setempat untuk memberikan suntikan dana bagi pengembangan usaha mereka. Pasalnya, walaupun harga ikan cenderung mengalami kenaikan, namun ikan yang diternakan di dalam keramba sulit untuk dikembangkan lantaran minimnya dana. Apalagi, sejak seringnya gagal panen, maka ikan air tawar dalam keramba sekarang menjadi mata pencaharian alternatif warga setempat. Ini artinya, untuk masa sekarang perekonomian masyarakat Rantau Bayur sangat tergantung dengan sektor perikanan air tawar.

Saidul, salah seorang petani keramba air tawar setenpat mengatakan, sejak sering mengalami gagal panen, warga setempat tidak punya alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya, selain mengembangkan keramba dan mencari ikan di Sungai Musi. Walaupun ada juga yang mencari penghasilan lainnya, namun persentasenya tidak terlalu banyak dibanding warga yang mengembangkan keramba.

Dijelaskan pula oleh Saidul, satu keramba ukuran sedang biasanya menghabiskan dana sekitar Rp2 juta- Rp2,5 juta hingga masa panen tiba. Dengan dana yang cukup besar tersebut, bagi yang tidak memiliki banyak dana, satu keluarga paling hanya mampu membuat dua keramba, jumlah yang sangat minim untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Akan tetapi bagi mereka yang memiliki banyak dana bisa membuat keramba sebanyak 6-7 buah bahkan lebih. “Ya,sekarang memang banyak yang mengalami kekurang dana,dulu pernah ada kucuran dana dari pemerintah, tapi sekarang tidak ada lagi. Ya, kalau bisa sekarang pemerintah memberikan bantuan modal untuk masyarakat kita yang sedang mengembangkan keramba. Sekarang kan harga ikan cukup tinggi, terutama untuk ikan yang kita kerambakan seperti ikan toman dan ikan patin.Tapi karena modalnya minim, tidak semua warga membuat keramba,walaupun mayoritas mereka memiliki keramba,” ungkap Saidul.

Keluhan serupa juga diungkapkan petani lainnya Mashuri. Menurut dia, saat yang paling banyak mengeluarkan biaya, ketika ikan sudah dimasukan ke dalam keramba dan biaya untuk pakan ikan. (yopie cipta raharja/SINDO)

•••

88 hit

harga emas • world monitor • almanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137782


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp232.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect