Pertamina menaikkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax plus, Pertamina Dex dan Bio Pertamax diseluruh Indonesia. Kenaikannya mulai Rp 200 hingga Rp 350 per liter.
Harga Pertamax tertinggi Rp 8.100 dan terendah Rp 7.850. Wilayah Jabotabek harga Pertamax Rp 7.850 per liter.
Harga jual Bahan Bakar Khusus ini terhitung mulai 1 Maret 2008 sesuai Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga No. Kpts – 026/F00000/2008-S0 tanggal 28 Februari 2008 yang diterbitkan Sabtu (1/3/2008). Harga BBK ini naik dibanding 15 Februari 2008.
Daftar harga tersebut adalah:
Pertamax di Unit Pemasaran (UPms) I (Medan) Rp 8.100 dari Rp 7.900. UPms II (Palembang) Rp 8.100 dari sebelumnya 7.900. UPms III (Jakarta) Rp 7.850 dari sebelumnya Rp 7.500. SPBU Bersaing Rp 7.800 dari sebelumnya Rp 7.450. UPms IV (Semarang) & V (Surabaya) Rp 7.900 dari sebelumnya Rp 7.750. Bali Rp 8.000 dari sebelumnya Rp 7.900, UPms VI (Balikpapan) Rp 7.900 dari sebelumnya Rp 7.600, serta UPms VII (Makassar) Rp 8.100 dari sebelumnya Rp 7.900.
Untuk pertamax plus, di Batam naik menjadi Rp 7.500 dari sebelumnya Rp 7.200. UPms I (Medan) Rp 8.250 dari sebelumnya Rp 8.100. UPms III (Jakarta) Rp 8.100 dari sebelumnya Rp 7.750. SPBU Bersaing Rp 8.050 dari sebelumnya Rp 7.750. UPms IV (Semarang) & V (Surabaya) Rp 8.200 dari sebelumnya Rp 7.900. UPms VI (Balikpapan) Rp 8.100 dari sebelumnya Rp 7.800.
Sementara Pertamina dex, di UPms III (Jakarta) dan UPms V (Surabaya) naik Rp 300 menjadi Rp 8.700 dari sebelumnya Rp 8.400 per liter.
Sedang untuk biopertamax di Jakarta naik Rp 350 menjadi Rp 7.850 dari sebelumnya Rp 7.500 per liter. Di Surabaya naik menjadi Rp 7.900 dari sebelumnya Rp 7.750 serta di Bali naik menjadi Rp 8.000 dari sebelumnya Rp 7.900.
(ir/detik)


















Tinggalkan Balasan