infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

PJUP kota Palembang Pasang Lampu Hias Baru Rp 900 Juta

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Dinas Penerangan Jalan, Utilitas, Sarana Umum dan Pertamanan (PJUP) Kota Palembang memasang lampu hias baru sebanyak 95 titik. Lampu-lampu yang memakai ikon ikan Belida itu dipasang di Jl Demang Lebar Daun (DLD) dan beberapa masjid.

Lampu-lampu baru yang dipasang di Jl DLD itu menggunakan tiang dari beton yang diukir dan warna coklat agak kemerah-merahan. Bentuknya dua macam, ada yang satu tiang diberi tiga tempat untuk meletakkan bohlam lampu dan ada pula satu tiangnya hanya dua bohlam lampu. Bentuk dan dekorasi tiangnya sama hanya di bagian atasnya yang berbeda. Pada tangkai penghubung tiang dengan rumah lampunya diberikan ornamen ikan belida.

Lampu-lampu baru ini dipasang di Jl. Demang Lebar Daun dari depan SMK (STM) sampai Simpang Angkatan 45 dan dari Griya Agung sampai ke SPBU Simpang Jl Macan Lindungan. Demikian menurut laporan harian SRIPO.

Kepala Dinas PJUP Kota Palembang, Ir H Taufik Syakroni MM didampingi Kasi Lampu Hias, Komaruddin S.Sos, kemarin mengatakan pemasangan lampu hias baru itu di 95 titik. Depan STM dan sekitarnya ada 53 titik dan 43 titik dari depan Griya Agung sampai ke Simpang Macam Lindungan.

“Lampu hias ini memiliki ikon ikan belida sesuai dengan ciri khas Kota Palembang yang terkenal dengan ikan belidanya,” jelas Komaruddin seraya mengaku pengadaan lampu hias baru ini dianggarkan pada APBD 2007 dengan nilai Rp 900 juta. Selain di jalan, lampu hias juga dipasang di tiga buah Masjid dalam Kota Palembang, yakni Masjid Lawang Kidul, Masjid Kimerogan dan Masjid Al Ghazali 10 Ulu.

“Kalau di masjid kami pasang rata-rata di bagian atasnya seperti atap dan kubah supaya masjid itu terlihat lebih indah di malam hari,” jelas Komaruddin.

Dia menambahkan pemasangan lampu hias di Jl DLD khususnya depan STM karena lampu hias yang lama sudah tidak layak lagi, selain sudah kusam banyak tiangnya mulai rusak dan bohlamnya putus dan sambungan listriknya putus. Bahkan lampu hias yang ada sudah sejak tahun 1990 an lalu sehingga ornamennya tidak cocok lagi dipertahankan.

“Ya kitakan sudah melaunching Visit Musi 2008 harus terlihat bagus malam hari, minimal menyamai kota-kota besar lainnya di Indonesia,” tambah Komaruddin seraya menyebutkan bahwa pihaknya berencana membeli lampu hias produksi Jogjakarta.

Menurut Komaruddin, soal bagus tidaknya lampu itu masyarakat yang menilai, tapi yang jelas katanya dengan adanya lampu hias diletakkan di taman-taman maka akan telihat jelas di malam hari, jika lokasi tersebut merupakan taman.

“Soal listriknya tergantung mana yang bagus, kami akan berusaha memasang lampu yang hemat energi supaya pemakaian listriknya lebih hemat,” ujarnya. (trs/sripo)

134 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca