Pertemuan Pemerintah Provinsi Riau dengan kalangan investor pada Riau Investment Summit atau RIS, Kamis (8/11), menelurkan kesepakatan pembangunan tujuh proyek. Nota kesepahaman kerja sama proyek itu senilai 574 juta dollar AS.
“Setelah ini kami akan menindaklanjuti dengan mempercepat penyelesaian administrasi dan teknis. Paling tidak sudah ada momentum untuk memulai,” kata Gubernur Riau HM Rusli Zainal, seusai acara penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Riau dan para investor.
Proyek yang diminati investor mencakup bidang pariwisata, pertanian, energi, dan infrastruktur. Proyek itu antara lain pembangunan kawasan wisata Danau Rumbai di Pekanbaru yang diminati Euro Cap Corporation dari China senilai 27,2 juta dollar AS. Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (PT Sari Bangun Persada dan G&G Group dari China) senilai 530 juta dollar AS.
Proyek-proyek yang lebih kecil antara lain industri tepung terigu di Kabupaten Rokan Hulu (Island Sun dari China) senilai 5 juta dollar AS dan Kawasan Wisata Pulau Jemur di Rokan Hilir (Euro Cap Corporation, China) dengan nilai 1,8 juta dollar AS.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Boediono, seusai membuka RIS, mengungkapkan, inisiatif Pemprov Riau menggaet investor lewat RIS merupakan inisiatif bagus. Pemerintah pusat dipastikan mendukung langkah tersebut.
Bantuan yang dapat diberikan pemerintah pusat, kata Boediono, misalnya akan memperbaiki beberapa aturan umum menyangkut investasi. Misalnya, aturan membentuk perusahaan sedang diupayakan untuk diubah dari 90 hari menjadi 22 hari. (sah/kmps)


















Tinggalkan Balasan