Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2007 di Sumsel mengalami penurunan sebesar 1,89% dari 148,29 menjadi 145,49. Penurunan ini, diketahui berdasarkan pantauan harga-harga pedesaan di 32 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten di Sumsel. Menurut Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Pemerintah Provinsi Sumsel Nazaruddin Latief, hal ini dipicu oleh penurunan harga indeks yang diterima petani.Dia menambahkan, turunnya indeks harga yang diterima petani disebabkan karena indeks harga tanaman perkebunan rakyat turun hingga 2,89%, sedangkan indeks harga tanaman bahan makanan hanya naik sebesar 1,45%. Dijelaskan, NTP Sumsel selama periode Agustus 2005–Agustus 2007 bergerak secara fluktuatif. Nilai NTP pada Agustus 2007 sebesar 145,49 menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan petani pada bulan Agustus ini relatif lebih baik dibandingkan tahun dasar.
Selain itu, penurunan NTP juga tergambar manakala pemerintah mengeluarkan kebijakan menaikkan harga BBM yang berdampak pada naiknya berbagai barang kebutuhan di masyarakat. Dijelaskan, kenaikan NTP umumnya disebabkan harga komoditas hasil tanaman bahan makanan maupun hasil tanaman perkebunan rakyat naik. “Fluktuasi harga komoditas konsumsi rumah tangga dan biaya produksi serta penambahan barang modal juga ikut memengaruhi tinggi-rendahnya NTP,” terangnya.
“Jika dibandingkan dengan NTP tahun 2006 pada bulan yang sama (year on year), NTP Agustus 2007 masih lebih baik, dengan persentase perubahan sebesar 3,66%, ketika indeks harga yang diterima petani Agustus naik cukup signifikan dibandingkan keadaan Agustus 2006,” jelasnya.
Nazaruddin menuturkan, adapun komoditas tanaman perkebunan rakyat (TPR) yang memberikan sumbangan terbesar terhadap penurunan indeks harga TPR Agustus 2007 adalah kopi biji kering robusta. Sebaliknya, indeks subsektor TBM Agustus 2007 mengalami peningkatan. “Sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) bulan Agustus 2007 naik 1,60%, atau dari 559,31 pada Juli 2007 menjadi 568,28 pada Agustus 2007,” tuturnya. (komalasari/sindo/infokito)



















Tinggalkan Balasan