Kasubdin Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disprindag) Kota Prabumulih Djunaidi mengatakan, selama Ramadan, Pemerintah Kota Prabumulih melaksanakan Pasar Bedug. Kegiatan Pasar Bedug bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sembako dan lain sebagainya.”Bukan hanya menu buka puasa saja yang tersedia, tapi ada juga sembako, pakaian, maupun kebutuhan masyarakat lainnya,” katanya, kemarin. Dia mengharapkan, Pasar Bedug tersebut dapat membantu masyarakat Kota Prabumulih dalam memenuhi kebutuhan berbuka dan perlengkapan rumah tangga dengan harga yang terjangkau. Kasubdin perdagangan Disprindag itu menambahkan, selain Pasar Bedug, pihaknya juga akan menggelar pasar murah dengan menjual kebutuhan sembilan bahan pokok. ”Paling tidak selisih harga sekitar Rp 1.000 untuk minyak, gula, sedangkan beras lebih murah sekitar Rp 10.000 per karung,” jelasnya.
Dia mengaku, pihaknya tetap membatasi pembelian agar semua warga masyarakat bisa mendapatkan barang harga murah secara merata,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disprindag) Kota Prabumulih Dharsono mengaku stok sembako selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri masih cukup, walaupun sejumlah bahan pokok saat ini sudah mulai merangkak naik. Dharsono mengatakan, sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat terkait sebagian harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, maka pihak pemkot melalui Disperindag membuka Pasar Bedug dan pasar murah. Jadi, dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dia mengharapkan, warga jangan panik terhadap kenaikan sembako, akibatnya timbulnya aksi borong besar-besaran. ”Saat ini pengawasan dan pemantau stok dan harga terus kita lakukan.Jika nanti ada ketidakstabilan harga, kita akan membantu membuatnya stabil dengan menggelar operasi pasar (OP),” katanya. (sutami ismail/sindo)


















Tinggalkan Balasan