infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Palembang tidak Layak Miliki RPH Babi

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Kota Palembang dinilai tidak layak memiliki rumah potong hewan (RPH) babi. Alasannya Palembang merupakan Ibukota provinsi dan warga pengkonsumsi daging babi sedikit.

Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kehutanan (P2K) Kota Palembang, Ir H Masriadi MSi, Selasa (5/5) mengatakan masalah RPH babi sudah diatur dalam Peraturan Walikota melalui SK Wako No 4 tahun 1993. SK itu menerangkan tentang tidak bolehnya beternakan babi. Namun, Masriadi mengakui tidak menutup kemungkinan adanya warga yang masih bandel dan melanggar aturan.“Ya kita akui kemungkinan itu ada, tetapi kami pernah layangkan surat peringatan mereka mengakui waktu babi mau dipotong kondisinya hamil sehingga ada larangan memotong hewan lagi hamil, istilahnya Animal Walfare,” kata Masriadi seraya mengaku anak babi itu kemudian dipelihara dan akhirnya sampai dewasa.

Untuk kasus seperti ini lanjut Masriadi memang tidak banyak, tetapi perlu diwaspadai. Langkah yang ditempuh DP2K, adalah memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada warga penampung babi tersebut. “Kalau pemotongan babi, mereka mungkin motong sendiri-sendiri,” jelas Masriadi. (trs)

•••

70 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600143947


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.650

PERTAMAX TURBO
Rp21.200

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp23.500

DEX
Rp25.350

BRIGHT GAS 12 KG
Rp230.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp111.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

One response to “Palembang tidak Layak Miliki RPH Babi”

  1. Avatar kakboedi

    Saya sangat sangat sepakat kalo palembang tidak butuh RPH babi, kaerena mengingat masyarakat palembang dan sumsel umumnya adalah muslim yang di haramkan mengonsumsi Babi. begitupun juga dengan umat kristen yang taat dan tahu tentang larangan makan babi yang dapat di temukan alkitab. Terlebih lagi dengan majunya iptek sekarang ini, di temukan bahawa hewan yang bernama BABI tidak layak di konsumsi untuk siapa saja,alias banyak merugikan.

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca