infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Rangkul Asia, tapi Pakistan Diserang

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Rodham Clinton akan bertolak ke Asia hari ini dalam kunjungan pertamanya sebagai pejabat pemerintahan Barack Obama. Untuk kali pertama, Asia menjadi jujukan  perdana Menlu Negeri Paman Sam. Sebelumnya, Menlu AS pasti memprioritaskan kunjungan ke Eropa atau Timur Tengah terlebih dulu. Tapi, perubahan tempat kunjungan itu diprediksi banyak pihak tidak akan banyak membawa perubahan dalam hal kebijakan luar negeri AS. Namun,  setidaknya, keputusan Hillary mengunjungi Asia itu menjadi pertanda baik bagi hubungan kedua wilayah.

Dengan mengunjungi Jepang, Indonesia, Korea Selatan (Korsel) dan  Tiongkok, pemerintahan Obama membuktikan janjinya untuk lebih merangkul Asia. ”Penting untuk disampaikan bahwa kami berusaha mempererat hubungan kami dengan dunia luar. Bukan hanya dengan negara-negara yang akan kami kunjungi, tapi dengan Asia secara luas dan juga Pasifik,” ujarnya menjelang keberangkatannya kemarin (14/2).

Dilaporkan Associated Press, di empat negara yang akan dia kunjungi, Clinton mengusung sejumlah agenda global. Diantaranya, isu tentang perubahan iklim dan krisis keuangan. Namun, isu nuklir Korea Utara (Korut) dan perang teror di Pakistan serta Afghanistan juga akan ikut dibahas. Terutama, dalam pertemuannya dengan pemimpin Jepang, Korsel dan Tiongkok.

Di Korsel, perempuan 61 tahun tersebut akan membicarakan nuklir Korut. Dia berharap, Negeri Kim Jong-Il itu bisa lebih lunak. ”Jika Korut bersedia dengan tulus menghentikan aktivitas nuklir mereka yang mengarah pada senjata, pemerintahan Obama akan dengan senang hati menormalisasi hubungan dengan mereka,” ujarnya. Pejabat yang akan mendampingi Clinton adalah utusan khusus AS untuk perubahan iklim Todd Stern.

Bertepatan dengan dirilisnya janji kerja sama segala bidang dengan Asia, Pakistan melaporkan adanya serangan rudal AS yang menewaskan sedikitnya 27 orang. Rudal yang diduga kuat berasal dari serangan udara AS itu menghantam kamp pelatihan Taliban dan menyebabkan militan yang  berada di sana tewas dan terluka. ”Dua rudal meledak di kamp Komandan Baitullah Mehsud di Ladha,” terang Taliban kemarin (14/2).

Namun, Mehsud sedang tidak ada di tempat. ”Serangan ganda itu menewaskan 27 orang,” lapor militer Pakistan yang semula menyebut jumlah korban hanya 20 jiwa. (hep/ttg/jawapos)

•••

19 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca