Pemogokan itu mencerminkan kemarahan mereka atas kenaikan harga bahan bakar minyak, dengan harga minyak di atas $130 per barel. Serikat-serikat pekerja mengatakan harga solar sangat tinggi, setelah naik 300% lebih dalam lima tahun belakangan. Sementara itu, harga grosiran ikan selama 20 tahun terakhir ini statis.
Komisi Eropa telah menjanjikan bantuan langsung untuk merombak industri perikanan Eropa, namun komisi itu mengatakan subsidi untuk mengurangi kenaikan harga BBM akan ilegal.
Pembakaran ban
Beberapa ribu nelayan mendatangi kementerian pertanian di Madrid, di mana mereka membagikan 20 ton ikan segar kepada warga di depan umum untuk menarik perhatian pada krisis yang dihadapi industri perikanan.
Banyak dari nelayan yang membunyikan peluit dan melambaikan poster bergambar ikan mati. Seorang pemimpin serikat di Barcelona mengatakan kegiatan penangkapan ikan di negara itu terhenti.
“Semua kegiatan terhenti,” kata Jose Caparros kepada kantor berita AFP.
Serikat-serikat buruh Spanyol juga mengancam mereka akan memblokir pelabuhan, sehari setelah polisi Prancis dengan paksa membubarkan para nelayan yang memblokir depot minyak.
“Kami harus mengerahkan rakyat Prancis dan jika kami harus memblokir pelabuhan, kami akan melakukannya,” kata Xavier Aboy, pemimpin serikat pekerja di kawasan Galicia di Prancis barat laut kepada kantor berita AFP.
Di Prancis, aparat berwenang menawarkan 100 juta ero dalam bentuk bantuan, yang mendorong sebagian nelayan kembali bekerja.
Pada Kamis subuh, polisi anti huru-hara Prancis membubarkan para pengunjuk rasa dari depot minyak di Fos-sur-Mer dan Lavera di Laut Tengah, serta dari kilang minyak miliki perusahaan Total di La Mede, Prancis selatan.
Pada hari yang sama, polisi bentrok dengan demonstran yang membakar ban di kota pelabuhan Lorient, sementara ratusan lainnya menggelar protes di Quimper, Brittany.
Di Italia, setidaknya 5.000 nelayan diperkirakan akan melakukan pemogokan, kata serikat buruh utama di negara itu, Federcoopesca. Pemerintah Italia sudah menolak untuk memberi dana bantuan darurat. (BBC)


















Tinggalkan Balasan