Sebanyak empat desa di Kec Dempo Tengah terbebas dari keterisolasian. Ini terkait dengan pembangunan jalan aspal hotmik sepanjang 8 km menuju kawasan tersebut telah rampung.Dana pembangunan diambil dari APBD Kota Pagaralam tahun 2007 senilai Rp8 miliar. Pelaksana tugas (PLt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Edi Tamrin mengatakan, pembangunan infrastruktur secara merata sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas PU. “Tidak hanya jalan ini yang kita bangun. Ke depan, jalan tembus ke daerah lain dari kawasan ini segera diusulkan,” janji Edi Tamrin di Pagaralam, Senin (3/12) kemarin.
Menurut dia, apa yang ditempuh Pemkot Pagaralam saat ini merupakan perwujudan empat pilar pembangunan yang telah dicanangkan Wali Kota Pagaralam H Djazuli Kuris sebelumnya. Salah satunya, yakni pembangunan infrastruktur secara merata. Rampungnya pembangunan jalan menuju kawasan Rimba Candi disambut baik masyarakat setempat.
Salah seorang warga Sukian, 37, warga Dusun Rimba Candi Kec Dempo Tengah mengungkapkan, salah satu keuntungan adalah turunnya biaya angkut hasil bumi dari Rp500/kg menjadi Rp100/kg.
Selain itu, kata Sukian, dengan selesainya pembangunan jalan tersebut, dinilai dapat memperlancar arus transportasi. Sehingga tidak tertutup kemungkinan anak-anak bisa sekolah dan tidak terlambat lagi. “Selama ini, mereka (anak-anak) berjalan kaki hingga lima jam,” ungkapnya. Tapi dengan kondisi jalan yang mulus seperti sekarang, jarak tempuh ke sekolah diperkirakan memakan waktu maksimal 35 menit.
Sukian yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih dengan Pemkot Pagaralam yang telah merampungnya pembangunan jalan sepanjang 8 km ini. Apalagi, sebagian besar warga Rimba Candi berprofesi sebagai petani. Dan butuh akses lancar untuk mengeluarkan hasil pertaniannya. Dia menambahkan, keberadaan jalan ini memang sangat membantu masyarakat. (CR-10/sindo)


















Tinggalkan Balasan