Rumah Singgah Nur Illahi Kota Prabumulih saat ini mendambakan memiliki bangunan permanen untuk memberikan naungan dan pembinaan bagi anak yatim piatu yang ada di Kota Prabumulih. Untuk itu, pengurusnya kini giat mencari donatur. Selain itu, mereka juga sudah menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan. ”Adanya bangunan yang permanen akan membuat pembinaan dan naungan kepada mereka akan lebih maksimal,” ujar Pimpinan Rumah Singgah Nur Illahi Cik Hayati dalam acara penyerahan santunan kepada anak yatim piatu di Masjid Nurul Islam Bakaran Prabumulih.
Menurut dia, saat ini rumah singgah yang dikelolanya telah resmi secara hukum dengan akta notaris No 62/2007 di hadapan Notaris Erwansyah SH. Untuk itu, keberadaan rumah singgah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup para anak yatim piatu, sehingga masa depan mereka menjadi lebih baik. Sementara, santunan Ramadan 1428 H kepada anak yatim piatu oleh Rumah Singgah Nur Illahi diberikan kepada 87 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Prabumulih.
”Santunan ini berjumlah Rp150.000 per anak. Mudah-mudahan dapat membantu mereka untuk kepentingan menghadapi Idul Fitri, dan keperluan lainnya,” ujar Cik Hayati. Dia menjelaskan, dana tersebut berasal dari sumbangan sejumlah instansi dan donatur perorangan yang memiliki kepedulian untuk anak yatim piatu. Sementara itu, Wali kota Prabumulih Rachman Djalili mengatakan, pihaknya menyambut baik pemberian santunan dan rencana membangun permanen rumah singgah. ”Kalau niatnya baik dan pengurusnya benar-benar bekerja untuk kepentingan sosial, tentu saja akan banyak bantuan. Mudah-mudahan impian rumah singgah ini terwujud,” harapnya. (sutami ismail/sindo)


















Tinggalkan Balasan ke suciBatalkan balasan