Selama bulan puasa Yayasan Masjid Agung Palembang menyiapkan menu buka puasa berupa 300 nasi bungkus untuk jemaah dan kaum dhuafa yang berbuka puasa. Kegiatan yang merupakan agenda tahunan tersebut akan menghabiskan dana Rp 18 juta. Meski demikian dana untuk memenuhi kebutuhan tersebut belum juga terkumpul, akibat belum adanya donatur. Menurut Ketua I Yayasan Masjid Agung Palembang, Drs Msg HM Idrus Ali mengatakan, meski hingga saat ini belum ada donatur yang mau memenuhi kebutuhan pemberian nasi gratis untuk berbuka puasa. Namun, upaya untuk menyebar tim pencari donatur telah dilakukan.
“Kami terus berupaya untuk mencapai target pencarian donatur, meski baru Pemerintah
provinsi yang akan membantu memberikan nasi bungkus pada dua hari pertama puasa. Namun, kami masih terus mencari untuk hari berikutnya,” kata Idrus. Ia mengatakan, ada atau tanpa donatur Yayasan Masjid Agung Akan tetap melakukan pemberian nasi bungkus gratis selama bulan puasa. Dana yang dihabiskan selama bulan puasa berkisar Rp 64 juta, hal tersebut termasuk dana kegiatan peribadatan Rp 46 juta, sedangkan untuk berbuka puasa Rp 18 juta. (cw5)


















Tinggalkan Balasan