infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Bentuk dan Susunan Kota Palembang

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Pada abad ke-12 dan 13 kota Palembang digambarkan oleh catatan Cina (Chau Ju-kua, hlm 60):
Penduduknya tinggal terpencar di luar kota, atau mereka tinggal di rakit di atas air, suatu tempat tinggal yang lantainya terdiri dari bambu. Mereka dibebaskan dari segala bentuk pajak.

Selanjutnya menurut Yeng-yai sheng-lan-chiao-chu (Ma Huan Ying-yai Sheng-lan, hlm 99):
Tempat ini dikelilingi oleh air dan tanah kering sedikit sekali. Para pemimpin semuanya tinggal di rumah-rumah yang dibuat di atas tanah yang kering di pinggiran sungai. Rumah-rumah rakyat biasa terpisah dari rumah pernimpin, mereka semua tinggal di atas rumah-rumah rakit yang diikatkan pada tiang di tepian dengan tali. Apabila air pasang, rakit akan terangkat dan tak akan tenggelam. Seandainya penduduk akan pindah ke tempat lain, mereka memindahkan tiang dan menggerakkan rumahnya sendiri tanpa mengalami banyak kesulitan. Di dekat muara sungai, pasang dan surut terjadi 2 kali dalam sehari dan semalam.

Gambaran hidup di atas sungai di dalam abad ke-19 digambarkan juga oleh Alfred Wallace Russel (The Malay Archipelago, Dover Publ, New York 1962 hlm 94):
Penduduknya adalah orang Melayu tulen, yang tak akan pernah membangun sebuah rumah di atas tanah kering selagi mereka masih melihat dapat membuat rumah di atas air, dan tak akan pergi ke mana-mana dengan berjalan kaki, selagi masih dapat dicapai dengan perahu.

Berapa luas kota Palembang tersebut dapat dilihat catatan pelaut Arab Abu Zaid Hasan (Voyage du marchand arabe Sulayman en Inde et en Chine, redige en 851, suivi de remarques par Abu Zayd Hasan (vers 916)) di abad ke-10, mencatat beberapa gosip para pedagang bahwa “pantas dapat dipercaya bahwa luas kota ini didengar dari kokok ayam di waktu subuh dan terus menerus berkokok bersahutan dengan ayam jantan lainnya yang berjarak lebih dari 100 prasang (satu prasang kurang lebih 6,25 km), karena kampungnya berkesinambungan satu sama lain tanpa terputus.”

Apa yang dicatat oleh pelaut Arab tersebut, tidak jauh dari anekdot yang dicatat oleh pelapor Belanda, L.C.Westenenk; bahwa besarnya batas kota ini digambarkan bagaimana seekor kucing dapat berjalan tanpa memijak tanah dari Palembang Lama ke Batanghari Leko, karena melompat dari satu atap ke atap rumah-rumah penduduk.

Dapat pula dibayangkan besarnya kota Palembang pada awal Sriwijaya dari ukuran jarak kedudukan Prasasti Kedukan Bukit (683 M) yang berada di tengah-tengah, sedangkan di ujung timurnya terdapat Prasasti Telaga Batu (kampung 2 ilir, di belakang PUSRI). Di ujung baratnya terdapat prasasti Talang Tuo (masuk kecamatan Talang Kelapa); yaitu prasasti pendirian taman oleh Sri Jayanasa. [triyono-infokito]

banner infokito

•••

1,400 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

12 responses to “Bentuk dan Susunan Kota Palembang”

  1. Avatar Dyto
    Dyto

    Tulisan info Visit Musi 2008, boleh juga dimasukkan:)

  2. Avatar infokito

    @Dyto
    Tentang visit Musi bisa dilihat di sini Pak

    http://infokito.wordpress.com/2007/08/28/visit-musi-2008/

  3. Avatar dilli gumay

    refrensi yang tidak masuk akal! masalah2 palembang ko’ refrensinya ambil dari sejarah cina. coba bayangkan jarak cina dan palembang itu??? mengapa mereka tidak menulis tentang pulau sumatera saja atau tentang pulau jawa kan lebih masuk akal, masak jarak yang begitu jauh mereka menulis sejarah nama kota palembang yang hanya sebesar kuku jempol, kalau cina menulis tentang sejarah negara-negara yang berdekatan dengan cina seperti tibet, taiwan atau jepang itu bisa masuk akal. saya rasa infokito harus memberikan alasan mengapa diambil dari buku sejarah cina???

    1. Avatar Rian
      Rian

      Maaf, tapi ini tanggapan yg agak ‘bodoh’.. Dulu orang Cina, Arab, dan India banyak datang ke Palembang baik untuk berdagang maupun belajar (coba buka buku sejarah anak SMP). Jadi wajar jika tulisan2 tentang Palembang ada di Cina.
      Siapa bilang Palembang hanya sebesar ‘kuku jempol’? Pada masa keemasannya, Kerajaan Sriwijaya mencakup hampir seluruh Indonesia bagian barat, Singapura, Malaysia, Thailand, dll. Sriwijaya bisa dibilang menguasai jalur perdagangan di Selat Malaka.
      Betul kata Infokito — kalo baca jangan sepotong-sepotong.

      1. Avatar tata
        tata

        hallo wong kito galo…, cubo jelaske ngapo wong palembang agak-agk mirip wong cino? apo memang bner kito ini keturunan wong cino,?! Kalu pengen tau dari buku,kiro-kiro apo namo bukunyo.

    2. Avatar andy
      andy

      diambil referensi dari cina karena cina memiliki pencatatan sejarah yang lebih lenkap, karena sejak dahulu kala orang cina terbiasa mencatat setiap kejadian sejarah

  4. Avatar infokito™

    awak jangan baco cuma sepotong-spotong …
    Baco dulu lengkap2 seluruh tulisan di blog ini yang terkait dengan sejarah kota palembang, baru komentar wak … gek awak dapet jawaban pertanyaan awak tu …..

    🙂

  5. Avatar cinta
    cinta

    halo wong Pelembang….aku nak nanyo….ado group wong Amerika nak jalan jalan ke Pelembang. Ado beberapo pertanyaan ,(1) apo Visa on Arrival di bandara Palembang sudah diberlakukan ? (2) Apo Palembang aman untuk wong wong asing ? (3) Berapo ongkos taxi dari Bandara ke kota Palembang ?

    trimo kasih atas infonyo.
    cinta

  6. Avatar Bank Zoel
    Bank Zoel

    to ryan…..apakah anda mempunyai bukti otentik ttg sejarah palembang.

  7. Avatar Bank Zoel
    Bank Zoel

    Mari kita bersama2 mencari dan mengetahui asal muasal kota kita tercinta ini untuk selanjutnya kita ekspos eksistensi kota kita ke dunia luar……(ini lo kota kami, ini lo sejarah kota kami, ini lo peninggalan kota kami swktu msh zaman kerajaan, ini lo bukti prasasti dan kerajaannya)…

  8. Avatar tata

    aku jugo asli palembang,prtanyaan utk rian,apo bener wong plembang keturunan wong cino? trus klo boleh tau ado didlm buku apo sejarah lengkapnyo??

  9. Avatar rahman al fikri

    poko y palembang is the best lah walau pun saya bukan anak palembang jga..

Tinggalkan Balasan ke infokito™Batalkan balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca