Penipuan berkedok undian berhadiah dalam kemasan Attack Plus Suptener dengan berbagai macam hadiah menggiurkan kian marak. Kini sasaran penipuan dengan modus operandi yang sama kini merambah masyaraakat dipedesaan. Terakhir, Fani (37) warga Desa Mandiaur, Kecamatan Muarakelingi, Mura nyaris jadi sasaran penipuan itu.
Fani nyaris menyetorkan sejumlah uang ke rekening tertentu yang diminta oleh oknum di Jakarta saat dia menghubungi nama orang yang tertera dalam kupon undian berhadiah mobil Toyota Yaris yang didapat dalam kemasan Attack. Untungnya, Fani sebelum menyetor uang yang diminta itu menghubungi Distribor Attack terlebih dahulu di Lubuklinggau.
Kepada Sripo Selasa (18/3), Fani menanyakan terlebih dahulu ke distributor Attack sebelum menyetor uang yang diminta 5 persen dari harga mobil Rp 180 juta. Manager Distributor Attack Plus Suptener PD Roda Mas Lubuklinggau, Didi yang dihubungi Sripo kemarin menghimbau kepada masyarakat agar berati-hati sebelum mentransfer uang atas perintaan karena mendapat undian berhadiah dalam kemasan apapun.
“PT Kao Indonesia baik produk Attack maupun Biore tidak pernah melakukan undian kupon berhadiah baik uang maupun mobil,” katanya.
Penipuan undian berhadiah ini tahun 2007 sudah 7.228 masyarakat yang mengklaim dengan total uang yang sudah ditransfer ke rekening tertentu sebesar Rp 65 M. Tahun 2008 hingga Februari sebanyak 7.596 orang yang tertipu karena undian berhadiah ini dengan total uang di transper sebesar Rp 72 M. PT Kao Indonesia sudah menyebar pengumuman kepada masyarakat agar berhati-hati dengan undian berhadiah ini, katanya. (sam/SRIPO)











![[2026] Proyek Perluasan dan Pendalaman Kolam Retensi Simpang Polda](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2018/07/logoagplg.jpg)









Tinggalkan Balasan